berbagi di:
Ketua DPP POBSI Wempi (kanan) saat melantik dan mengukuhkan Badan Pengurus Pengprov POBSI NTT 2018-2022 di bawah komando Ketua Alex Riwu Kaho di Swissbeliin Kristal Hotel Kupang, Selasa (20/11) malam. Foto: Nahor Fatbanu/VN

Ketua DPP POBSI Wempi (kanan) saat melantik dan mengukuhkan Badan Pengurus Pengprov POBSI NTT 2018-2022 di bawah komando Ketua Alex Riwu Kaho di Swissbeliin Kristal Hotel Kupang, Selasa (20/11) malam.  Foto: Nahor Fatbanu/VN

 

 

Yes Balle

Semangat kebangkitan yang digelorakan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) juga harus direspons positif oleh para pengurus cabang-cabang
olahraga yang ada di NTT. Hadirnya pengurus cabang olahraga harus dibarengi dengan bangkitnya prestasi cabang olahraga tersebut.

Hal itu dikemukakan Wakil Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi NTT George Hadjo saat pengukuhan dan pelantikan pengurus Olahraga Bilyar Seluruh Indonesia (POBSI) Provinsi NTT di Swissbelinn Kristal Hotel Kupang, Selasa (20/11) malam.

Menurut George, orang NTT merupakan petarung dalam bidang olahraga. Karena itu, ketika organisasi olahraga dikelola secara baik bisa menghasilkan prestasi yang terbaik.
Konsolidasi organisasi harus segera dilakukan pengurus POBSI NTT sampai ke semua kabupaten dan kota.

Ia juga mengingatkan agar pengurus POBSI NTT melakukan koordinasi dan komunikasi dengan KONI sebagai induk organisasi semua cabang olahraga. Apalagi
dalam waktu dekat harus ada persiapan pra PON.

Pengurus POBSI NTT, menurut George, jangan berdiam diri tapi sebaliknya segera percepat aksi untuk persiapan mengikuti even nasional. Karena proses yang baik
akan menghasilkan hasil yang baik. Proses menentukan hasil.

“Fisik, taktik, teknik, strategi dan spiritual sangat menentukan prestasi. Komitmen para pengurus sangat penting untuk membangkitkan semangat prestasi olahraga,” kata George.

 
Pengurus Terakhir
Ketua DPP POBSI Wempi Wetipo dalam sambutannya mengucapkan selamat datang buat pengurus POBSI NTT yang merupakan pengurus terakhir yang dibentuk. Walau
yang terakhir tapi ia berharap bisa lahir atlet bilyar NTT untuk level nasional maupun level internasional.

Walau baru dibentuk, tapi Wempi berharap POBSI NTT dapat mengirimkan atlet untuk Kejuaran Nasional (Kejurnas) di Bandung dalam waktu dekat ini dan siapkan diri
juga untuk mengikuti pra PON. Karena tidak bisa dipungkiri bahwa NTT pernah punya pemain bilyar yang juara nasional.

Sementara Ketua POBSI NTT Alex Riwu Kaho mengatakan, olahhraga bilyar sangat dekat dengan masyarakat NTT. Permainan bilyar, kata Alex, ada di hampir setiap tempat di NTT. Apalagi, bilyar meruakan salah satu wadah membangun kebersamaan. Olahraga bilyar adalah olahraga yang sederhana tapi miliki prestise dan juga bisa mengukir
prestasi.

Alex juga berterima kasih kepada Chris Mboeik dan Papi Hajo serta semua pengurus yang sudah menginisiasi terbentuknya kepengurusan POBSI NTT. Ini merupakan
langkah awal menuju kebangkitan olahraga khususnya bilyar di NTT.

Alex berharap semua pengurus dapat bahu-membahu membangun olahraga bilyar sehingga bisa menghasilkan prestasi yang berujung pada prestise. (yes)