Alasan Sibuk, Anies Mangkir dari Sidang Mediasi

berbagi di:
Gubernur DKI Anies Baswedan/ANT/Galih Pradipta

 

 

Sidang gugatan Tim Advokasi Anti Diskriminasi Ras dan Etnis (TAKTIS) terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Rabu (10/1).

Sidang kedua mengagendakan mediasi tersebut tidak dihadiri secara langsung oleh pihak tergugat prinsipal (Anis Baswedan) melainkan oleh kuasanya dari biro hukum Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Nadya Zunairoh.

Menurut kuasa hukumnya, Gubernur Anies Baswedan tidak hadir karena sibuk dengan berbagai agenda kerja di Pemprov DKI Jakarta.

“Mohon maaf sekali Bapak hakim mediator, penggugat, kami sudah berkomunikasi dengan Bapak Gubernur, tapi beliau tidak bisa hadir karena lagi banyak kesibukan,” demikian disampaikan Nadya dalam sidang mediasi tersebut.

Pernyataan ini sangat bertolak belakang dengan janji Anies Baswedan pada mediasi pertama, Kamis 14 Desember 2017 lalu. Saat itu, melalui kuasa hukumnya Anies mengatakan akan hadir dalam proses mediasi kedua yang digelar.

Sementara pihak penggugat yang diwakili Cosmas Refra mengatakan pada prinsipnya mereka (penggugat)tidak bisa melakukan mediasi kalau tergugat prinsipalnya tidak hadir.

“Sesuai kesepakatan mediasi pertama bahwa tergugat mau datang langsung, tapi sekarang tidak hadir. Jadi tidak bisa memulai proses mediasinya”, jelas Cosmas.

Lebih lanjut dia mengatakan, pihak penggugat akan memberikan kesempatan lagi kepada tergugat untuk hadir dalam proses mediasi ketiga.

“Kami selaku penggugat, memberikan kesempatan sekali lagi kepada tergugat untuk hadir dalam sidang mediasi berikutnya” tambah Cosmas.

Menanggapi pernyataan tersebut, kuasa tergugat mengatakan akan mengkonfirmasi kembali ke tergugat secara langsung untuk bisa hadir dalam sidang mediasi berikutnya.

“Terima kasih, kami akan komunikasikan ini ke Pak Gubernur untuk bisa hadir dalam sidang nanti,” ujarnya.

Sidang dimulai pukul 14:30 WIB bertempat di ruang utama mediasi PN Jakarta Pusat. Sidang mediasi kedua antara penggugat TAKTIS dan tergugat Gubernur Anies Baswedan itu berlangsung sekitar 30 menit yang dipimpin hakim mediator Saifudin Juhri dan dibantu panitera pengganti Suryono. Dari pihak penggugat hadir seperti Cosmas Egidius Refra, Daniel Tonapa Masiku, Gregorius Retas Daeng dan Chrisitanus Budi, sedanggkan dari tergugat hadir kuasa hukum Nadya Zunairoh.
Berdasarkan kesepakatan bersama, sidang mediasi selanjutnya akan diadakan pada Rabu, 17 Januari 2018, pukul 09:00 WIB.