Barongsai dan Liang Liong Hibur Warga Kota Kupang

berbagi di:
Tarian Barongsai oleh para karyawan Toko NAM. Foto: Nahor Fatbanu/VN

 
Perayaan Imlek 2570 di Kupang, Nusa Tengara Timur kembali diiwarnai pegelaran Tari Singa atau Barongsai dan Tari Naga (Liang Liong) oleh Keluarga Leonard Antonius, pemilik Toko NAM Kupang di Jalan Timor Raya, Kelurahan Oesapa, Selasa (5/2).

Leonard merupakan salah satu keluarga etnis Thionghoa Kota Kupang yang masih melestarikan tradisi barongsai dan tari naga hingga saat ini. Tercatat sejak Presiden RI Abdurahmad Wahid (Gus Dur) meresmikan Hari Imlek sebagai Hari Raya Nasional, Toko NAM rutin menggelar Barongsai dan Tari Naga. Gus Dur pada tahun 2000 mencabut Inpres Nomor 14/1967 tentang larangan perayaan Imlek.

Disaksikan VN, meski pegelaran barongsai dan tari naga baru dimulai sekitar pukul 11.00 Wita, namun warga Kota Kupang sudah memadati lokasi acara sejak pukul 09.00 Wita.

Atraksi Tarian Naga. Foto: Nahor Fatbanu/VN
Atraksi Tarian Naga. Foto: Nahor Fatbanu/VN

Karyawan Toko NAM dan keluarga sudah memenuhi arena dengan mengenakan pakaian serba merah. Sekitar pukul 09.00 Wita, Leonard Antonius beserta keluarga tiba di lokasi.
Pegelaran diawali pertunjukan Tari Naga oleh karyawan Toko NAM (Naga Atoin Meto) dilanjutkan dengan tembakan kembang api. Warga yang hadir berteriak gembira menyaksikan pegelaran tersebut.

Tari Naga dibawakan karyawan perempuan dan laki-laki. Tarian barongsai meliputi penampilan tiga barongsai yakni barongsai berwarna putih, merah, dan kuning. Penampilan barongsai dan tari naga sangat memukau dan benar-benar memeriahkan perayaan Imlek.

Tarian Barongsai oleh para karyawan Toko NAM. Foto: Nahor Fatbanu/VN
Tarian Barongsai oleh para karyawan Toko NAM. Foto: Nahor Fatbanu/VN
Tarian Barongsai oleh para karyawan Toko NAM. Foto: Nahor Fatbanu/VN
Tarian Barongsai oleh para karyawan Toko NAM. Foto: Nahor Fatbanu/VN

Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore dan istri Hilda Riwu Kore antusias menyaksikan pertunjukan Barongsai. Undangan dan penonton yang hadir dibuat kagum.
Tepukan tangan dan teriakan menggema kala Barongsai sekejap lompat dari tiang besi ke lantai dengan gaya backrool. Barongsai berwarna kuning cerah itu lalu mendekat ke arah Jefri dan Hilda serta undangan untuk memberi hormat. Pertunjukan Barongsai berlangsung kurang lebih 20 menit.

Ketua HKKS Provinsi NTT Haji Darwin, Wali Kota Kupang yang hadir pun terlihat sangat menikmati. Acara diselingi makan siang bersama bagi semua yang hadir. Aparat kepolisian dari Polres Kupang Kota dan Polsek Kelapa Lima turut mengamankan pegelaran tersebut.

Atraksi Tarian Naga. Foto: Nahor Fatbanu/VN
Atraksi Tarian Naga. Foto: Nahor Fatbanu/VN

Leonard Antonius dalam sambutannya mengatakakan ia sangat bersyukur perayaan Imlek bisa berjalan lancar dan sukses. Tak lupa ia mengucapkan terima kasih kepada tokoh-tokoh, undangan, penonton dan karyawan/i yang hadir dan mendukung berlangsungnya perayaan Imlek.

Sebanyak 30 orang karyawan Toko NAM mempersembahkan tari naga dan barongsai di acara tersebut.

“Tahun ini luar biasa. Ramai sekali. Lebih ramai dari tahun-tahun sebelumnya,” kata Leonard. Pengusaha yang bergerak di bidang perdagangan ini, tampak bahagia karena pegelaran berjalan lancar dan sukses. (mg-8)