Bom Diletakan di Pagar Rumah Ketua KPK

berbagi di:
yy3ps6mk0x

Tampak depan rumah. Foto: metrotv

 

Bom rakitan jenis high explosive, itu disangkut di pagar rumah Ketua KPK Agus Rahardjo, Rabu, (9/1).

Eman, penjaga rumah Agus, membenarkan menemukan tas berisi paralon, kabel berwarna, paku, baterai, hingga serbuk diduga semen putih. “Saya telepon (ke polisi) dan teman-teman dari polsek datang,” katanya seperti dikutip dari metrotvnews.com

Saat ini kediaman Agus sepi. Tidak terlihat aktivitas dari luar rumah tersebut. Beberapa kendaraan Puslabfor Polri sempat berada di sekitar kediaman Agus. Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Jairus Saragih juga sempat datang ke lokasi.

“Saat ini PMJ bentuk tim di-backup Polri dalam hal ini Densus 88 untuk mengungkap peristiwa di rumah BPK Agus maupun Laode (Wakil Ketua KPK Laode M Syarif),” kata Karopenmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, di Jakarta, Rabu, 9 Januari 2019.

Bom pertama kali ditemukan Anggota Gegana Polri Kelapa Dua Depok Aipda Sulaiman sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu, tas dalam posisi tergantung di pagar rumah Agus.

Tak berselang lama, sopir Agus keluar dari rumah dan ikut memeriksa tas dan ditemukan rangkaian bom. Bom akhirnya dijinakkan dengan cara melepaskan baterai dan detonator yang berfungsi sebagai pemicu ledakan.

Dari lokasi diamankan sejumlah barang diduga bom di antaranya pipa paralon, detonator, sikring, kabel warna kuning, biru, dan oranye. Kemudian, paku ukuran 7 sentimeter, serbuk diduga semen putih, baterai Panasonic Neo 9 Voll berbentuk kotak, dan tas warna hitam.

Dedi mengatakan saat ini pihaknya masih mendalami teror terhadap kedua pimpinan KPK tersebut. Semua pihak diminta sabar dan menunggu hasil investigasi dari jajarannya.

“Densus 88 sudah miliki pengalaman terkait kasus berkaitan dengan handal, oleh karena itu tugasnya backup tim yang sudah dibentuk Pak Kapolda Metro Jaya,” ujarnya.

Dedi belum mau bicara banyak soal teror di kediaman dua pimpinan KPK tersebut. Alasannya, polisi masih memeriksa rekaman CCTV dari kediaman Agus dan Laode. Tim Labfor juga masih memeriksa tempat kejadian.

“Di kediaman Bekasi ada CCTV. Tim labfor sedang olah TKP di dua lokasi tersebut,” pungkasnya. (metrotv)