BPBD Bagi 34 Paket Bantuan Emergency

berbagi di:
tertimpa-pohon-tumbang-2-1

 
Frangky Johannis
Sekretaris BPBD Sumba Timur Herry Ratucoreh menambahkan, Tim BPBD dibantu Forum Pengurangan Risiko Bencana (FRB), Dinas Sosial, Babinsa, Bhabinkamtibmas, aparat kecamatan dan desa telah melakukan verifikasi lapangan untuk mendata kerugian yang timbul akibat bencana yang terjadi akibat hujan dan angin kencang di Sumba Timur, NTT Minggu (10/3) lalu. Pihaknya juga akan menyalurkan bantuan darurat untuk korban.

Ia menjelaskan, pada Senin (11/3), bantuan telah disalurkan bagi 12 Kepala Keluarga (KK) korban, Selasa (12/3) diserahkan bantuan emergency bagi 19 KK korban, dan Rabu (13/3), bagi tiga KK korban.

Yowaana Pindi Djola, salah satu korban di Desa Praimbana, Kecamatan Paberiwai mengatakan, sungguh tidak menyangka hujan disertai angin kencang itu membuat pohon di samping rumahnya tumbang dan menimpa kediamannya itu.

Ia berterima kasih kepada pemerintah yang melalui BPBD telah menyalurkan bantuan emergency. Ia mengharapkan agar pihak BPBD secepatnya melakukan perhitungan teknis agar secepatnya menyalurkan bantuan material untuk memperbaiki kerusakan rumahnya.

Korban lainnya Gerson Ayub Tadu, warga RT 07/RW 04 Kelurahan Wanga, Kecamatan Umalulu mengaku istrinya trauma karena bencana tersebut.

“Saya dan istri trauma dengan bencana ini. Rumah kami rusak berat dan butuh banyak uang untuk memperbaikinya, sehingga kami berharap ada bantuan material dari pemerintah untuk membantu memperbaiki rumah kami,” ungkap Gerson. (bev/ol)