Cepat Tanggap, PLN Pulihkan 42 Gardu Usai Bencana Puting Beliung

berbagi di:
Foto: Dok. Humas PLN

Foto: Dok. Humas PLN

 

PLN Berhasil memulihkan 42 gardu yang terkena bencana angin puting beliung Kamis, 28 Februari 2019 lalu sekitar pukul 14.19 Wita di Liliba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Sesaat setelah bencana terjadi, GM PLN UIW NTT Ignatius Rendroyoko langsung mengerahkan 20 personel dan sudah berhasil memulihkan kelistrikan. Sebanyak 28 gardu sudah normal pukul 14.20 Wita dan sorenya 12 gardu pukul 16.59 Wita dan 2 gardu pada pukul 20.00 Wita pasca puting beliung menerjang dan memporak-porandakan rumah warga di Liliba.

“Saat hari H kami sudah dihubungi dan hari itu juga meminta petugas PLN standby. Empat regu turun memulihkan jaringan sampai dengan rumah warga dan sudah 3.400 pelanggan yang dibantu. Sisanya sampai hari ini sekitar 20-an warga yang masih diperbaiki dahulu rumahnya baru instalasi terpasang kembali,” jelas Rendroyoko.

Berdasarkan informasi dari Lurah Liliba, Viktor A Makoni menyampaikan terima kasih kepada personel PLN yang menangani jaringan di setiap rumah yang bermasalah.

Foto: Dok. Humas PLN
Foto: Dok. Humas PLN

“Saat kejadian kami dihubungi ketua RT 27 yang terkena dampak dan segera langsung menghubungi PLN dan langsung ke TKP dan untuk di Liliba terjadi di 13 RT dan paling parah di 3 RT yaitu RT 27, 26 dan 18 beserta Penfui dan kami masyarakat sangat terbantu karena kehadiran pak Dandim, TNI, Polri, dan PLN juga,” ungkap Viktor, Senin, (4/3).

Sementara Wakil Ketua Tim Penanggulangan Bencana Dandim FX Aprilian Setyo W. mengatakan saat kejadian, faktor nyawa lebih penting sehingga ia meminta listrik dipadamkan agar pemulihan bisa dilakukan dengan cepat. Bencana telah merusak 162 rumah warga di Liliba dari total 184 rumah bila ditambah dengan rumah warga yang rusak di Penfui.

Foto: Dok. Humas PLN
Foto: Dok. Humas PLN

“Masalah tanggap darurat ini memang sudah dicanangkan walikota selama 8 hari sampai dengan tanggal 8 Maret 2019. Kami butuh stakeholder untuk bersama mendukung, salah satunya dari PLN mendukung posko penerangan karena instalasi di sini masih menggunakan genzet secara darurat yang membutuhkan waktu 1×24 jam,” katanya.

Bagi warga, bila terjadi gangguan listrik dapat menghubungi call center PLN di nomer 123 dengan memakai kode area (0380) dan bisa juga melalui aplikasi PLN mobile nomor 123 secara gratis. Masyarakat juga bisa mengecek riwayat token listrik, mengecek tagihan listrik, permohonan (permintaan) pasang baru, permintaan perubahan daya listrik (tambah daya) dan sebagainya untuk kemudahan informasi pelayanan yang baik kepada pelanggan. (humaspln.bev/ol)