DPD Tunda Paripurna Pemilihan Wakil Ketua karena Alasan Teknis

berbagi di:
ilsutrasi sidang paripurna

 

 

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) menggelar sidang paripurna luar biasa dengan agenda pemilihan satu pimpinan DPD baru dan penyampaian hasil pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah pusat tahun anggaran 2017.

Pelantikan satu pimpinan DPD baru ini merupakan hasil dari revisi UU MD3 yang secara keseluruhan memuat penambahan pimpinan di DPR satu orang, MPR tiga orang, dan DPD satu orang. Namun, pemilihan Wakil Ketua DPD yang baru ditunda karena alasan teknis.

“Tambahan satu (Wakil Ketua DPD) atas amanat UU MD3 yang baru. Namun tadi kami rapat Panmus kebetulan saya juga ikut di dalamnya, disepakati untuk ditunda karena alasan teknis,” ujar Anggota DPD I Gede Pasek Swardika di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (31/5).

Pasek mengungkapkan penundaan karena alasan teknis itu berasal dari Kesekretariatan Jenderal DPD RI. Pasek menyebut Kasetjenan hingga penganggarannya belum siap untuk melakukan sidang, sehingga diputuskan ditunda di masa sidang yang akan datang.

“Dukungan personalia wakil ketua nanti, dari Kesetjenan, penganggarannya, dan sebagainya itu belum siap sehingga kita sepakati untuk ditunda dulu di masa sidang yang akan datang langsung pemilihan,” jelas dia.

Pasek menegaskan penundaan tersebut murni karena alasan teknis. Sebab, seluruh kelengkapan admininstrasi sudah lengkap, seperti tata tertib, jadwal pemilihan dan sebagainya.

“Kalau aspek yuridis sudah siap. Amanat UU, tatib, sudah disiapin semua bahkan waktu jadwal pemilihan juga sudah. Jadi murni karena itu,” tegas dia. (kumparan.com)