DPRD Kota Kupang Cs. Tertangkap Judi Remi

berbagi di:
img-20180502-wa0035

 

Mutiara Malahere

Anggota DPRD Kota Kupang berinisial HKD alias H (46) bersama tiga orang temannya masing-masing BAH alias B (47), YK alias Y (52) dan VSL alias V (47) tertangkap tangan saat melakukan perjudian kartu remi di rumah milik Yan Ndoek yang terletak di Jalan Banteng RT. 19 RW 04 Kelurahan Nunleu, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Penggerebekan terhadap anggota Dewan HKD alias H cs. terjadi pada Selasa (1/5) sekitar pukul 21.00 Wita a di rumah Yan Ndoek oleh Subdit III Jatanras Polda NTT. Empat tersangka digiring ke Mapolda NTT untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Demikian diungkapkan Wadir Krimum Polda NTT AKBP Bambang Hermanto didampingi Kasubdit Jatanras AKBP Josua Tampubolon bersama Kasubbid Penmas Bid Humas AKBP Anthonia Pah kepada wartawan Rabu (2/5) di Mapolda NTT.

Bambang menjelaskan Tim Jatanras mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya aksi judi di wilayah Jalan Banteng, Kelurahan Nunleu. Pihaknya lalu melakukan pemantauan lokasi dan melakukan penggebrekan

“Dari tangan empat tersangka kami amankan sejumlah barang bukti berupa dua set kartu remi dan uang tunai sebanyak Rp 2.310.000.

Kasubdit Jatanras AKBP Josua Tampubolon menambahkan berdasarkan hasil pemeriksaan, empat tersangka mengaku baru pertama kali terlibat dalam judi kartu remi.

“Pengakuan para tersangka baru pertama kali, namun kami masih terus melakukan pengembangan pemeriksaan, bahkan kami juga akan memeriksa pemilik rumah karena pengakuan hanya bermain di teras rumah saja, dan saat ini status pemilik rumah masih sebatas saksi,” ungkap Josua.

Terhadap para tersangka dijerat dengan Pasal 303 ayat (1) KUHP dan ke-2 KUHP subsidair Pasal 303 KUHP Bis ayat (1) dan ke-1 dan ke-2 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan atau ancaman hukuman 4 tahun penjara.

“Terhadap para tersangka tidak ditahan karena jenis perjudian kartu remi sehingga tidak ditahan, namun dikenakan wajib lapor,” pinta Josua. (bev/ol)