Editorial: Memastikan Surya Terbit di Timur

berbagi di:
ilustrasi-opd

Yang gemuk tak mungkin bisa lari. Lari yang bertujuan. Semua Pemda wajib masuk kategori sebagai “pelari ramping”, guna membawa NTT ke posisi idealnya sebagai Provinsi Matahari Terbit.

 
Organisasi perangkat daerah (OPD) sudah dibentuk. Dari gemuk menjadi rampung. Sebab, yang gemuk cenderung lamban. Lamban memproduksi kemandekan. Mandek, lalu mati. Keputusan perampingan oleh Pemprov pun tentu beralasan. Efisiensi dan efektivitas yang dibutuhkan. Kurus agar bisa banyak bergerak. Bila perlu berlari lebih cepat. Ongkos bagi yang kurus pun tak perlu terlalu banyak. Ketimbang “yang gemuk, pasti makan banyak, tidur banyak, lalu sakit”.

Intinya, penyerahan Ranperda perampingan struktur OPD Pemprov NTT ke DPRD bermaksud untuk percepatan, efisiensi dan efektivitas pembangunan. Itu bagus. Lebih bagus lagi jika OPD langsung bekerja. Turun, melihat, dan mengawasi langsung setiap program pembangunan. Artinya, semua perangkat Pemprov harus “insomnia”; tidur sedikit (baca: santai), melek lebih banyak (baca: bekerja). Cara ini akan “menyehatkan” pembangunan NTT.

Di balik prinsip itu bersemayam makna. NTT lambat karena selama ini terlalu banyak makan (struktur gemuk), duduk (kerja sedikit), rebahan (santai paling banyak, lalu pulas (malas berlebihan). Kepala-kepala daerah lebih banyak duduk berpangku kaki, pertanda diri berlaku sebagai boss-boss lokal. Tak hanya di level Pemprov. Tetapi juga di pemerintahan kabupaten-kabupaten/kota. Jika ini mampu “digebuk” total, maka NTT menuju ke sinar harapan.

Sinar harapan hanya dicapai jika dan hanya jika semua Pemda menyatu. Interkonektivitas (keterhubungan satu sama lain) dalam visi-misi, sistem kerja dan niat baik adalah kunci. Olehnya, perombakan total struktur dan sistem kerja di Pemprov idealnya menjadi contoh atau gambaran bagi seluruh Pemkab/Pemkot. Semua sama-sama memulai sesuatu yang baru. Semua berbicara visi-misi dan kemajuan NTT secara keseluruhan dengan cara mengubah gaya kerja dan gaya memimpin yang lebih efektif dan efisien.

Pendek kata, visi-misi itu lahir dari keterdesakan keadaan. NTT terbelakang harus diubah menjadi NTT terdepan. Menjadi terdepan jika berlari. Lari butuh fisik (struktur) ramping. Yang gemuk tak mungkin bisa lari. Lari yang bertujuan. Semua Pemda wajib masuk kategori sebagai “pelari ramping”, guna membawa NTT ke posisi idealnya sebagai Provinsi Matahari Terbit. “Matahari akan terus terbenam di timur” jika kita tidak mengusahakannya “terbit di timur” melalui pola kerja pemerintahan yang baik.