Gara-Gara Narkoba, Polisi dan ASN Sikka Diamankan

berbagi di:
ilustrasi tersangka narkotika

 

 

Yunus Atabara

Satnarkoba Polda NTT mengamankan lima orang yang diduga menggunakan narkoba. Satu PNS berinisial TD, tiga anggota polisi berinisial YM, OG dan CR serta satu orang pengusaha berinisial BW. Semuanya berasal dari Kabupaten Sikka, NTT

Informasi yang diperoleh VN menyebutkan anggota Satnarkoba Polda NTT sudah dua hari melakukan pengintaian terhadap kelima orang tersebut. Mereka sudah menjadi target operasi.

Sekitar pukul 12.00 wita, Jumat (8/2) malam, polisi berhasil mengamankan dua orang masing-masing satu anggota polisi berinisial OG dan satu orang pengusaha di Kota Maumere berinisial BW di kediaman BW di Kelurahan Nangameting.

Dalam pengembangan, satu orang anggota polisi lainnya berinisial YM diamankan di dikediamannya, sekitar pukul 01.00 Wita Sabtu (9/2) dini hari di Kelurahan Waioti. Selanjutnya dari perkembangan ketiga oknum yang sudah diamankan tersebut, Satnarkoba Polda NTT kembali mengamankan oknum ASN berinisial TD, sekitar pukul 02.00 Wita dini hari.

“Sekitar pukul dua dini hari, kami kaget dengar bunyi tembakan, tidak lama kami lihat DT diamankan di salah satu mobil dan langsung pergi,” kata salah satu sumber yang enggan menyebutkan namanya.

Setelah interogasi, polisi Satnarkoba Polda NTT juga mengamankan seorang anggota polisi berinisial CR di kediamannya di Kelurahan Wairotang, sekitar pukul 05.00 Wita.

Baca juga:

Seluruh ASN Kabupaten Sikka Harus Tes Urin

Selanjut 4 orang masing-masing 3 anggota polisi, OG, YM, CR dan oknum ASN berinisial TD dibawa ke salah satu penginapan. Sedangkan BW ditempat terpisah karena mengalami shock saat diamankan polisi. Selanjut empat orang yang berhasil diamankan di salah satu penginapan langsung dibawa ke kupang dengan pesawat siang, dari Maumere menuju Kupang.

Sedangkan BW baru dibawa ke kupang melalui Bandara Frans Seda Maumere setelah dinyatakan sehat setelah mengalami shock saat digerebek Satnarkoba Polda NTT.

Secara terpisah Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol. Jules Abast yang dihubungi VN melalui telpon Minggu (10/2) siang mengatakan, belum ada penyampaian dari Dir Satnarkoba Polda NTT, karena masih dalam penyelidikan. Kabid Humas Polda NTT enggan berkomentar lebih jauh karena belum ada rilis dari Dis Satnarkoba Polda NTT

“Sampai sekarang saya belum dapat informasi dan mungkin masih dalam penyelidikan. Karena penyelidikan Narkoba bisa mencapai 6×24 jam,” kata Kabid Humas Polda NTT.

Bupati Sikka secara terpisah kepada VN membenarkan informasi seorang ASN yang ditangkap Satnarkoba Polda NTT terkait kasus Narkoba. Lebih jauh Bupati berjanji apabila yang bersangkutan dinyatakan bersalah secara hukum maka akan dipecat dari ASN. (bev/ol)