“Hari Valentine” Gubernur Viktor Laiskodat Lantik Empat Bupati

berbagi di:
c360_2018-09-10-21-09-33-299

Viktor Laiskodat

 
Tepat 14 Februari 2018 atau hari Valentine, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat akan melantik dan mengambil sumpah tiga pasangan kepala daerah hasil Pilkada Serentak 27 Juni 2018 di Kupang.

Satu dari empat kepala daerah adalah perempuan yakni Bupati Rote, Paulina Haning-Bullu. Paulina jadi wanita NTT pertama yang menjadi Bupati. Paulina merupakan istri dari Lens Haning, Bupati Rote Ndao dua periode sebelumnya.

“Benar, Pak Gubernur akan melantik tiga bupati dan wakil bupati yakni kabupaten Manggarai Timur, Rote Ndao dan TTS. Pak Gubernur juga akan melantik Wakil Bupati Sabu Raijua menjadi Bupati defenitif,” ungkap Sekda Provinsi NTT Ben Polo Maing Minggu (10/2).

Ketiga pasangan kepala daerah tersebut adalah Bupati dan Wabup Rote Ndao Periode 2018-2023 Paulina Haning Bullu-Stefanus Saek, Bupati dan Wabup TTS Epy Tahun dan Army Konay, serta Bupati dan Wabup Manggarai Timur Agas Andreas dan Jaghur Stefanus. Selain iru Wakil Bupati Sabu Nikodemus Rihi Heke akan dilantik menjadi Bupati Sabu Raijua menggantikan Marthen Luther Dira Tome yang saat ini masih menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakat Surabaya, Jawa Timur. Sedangkan rencana pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Alor dan Wakil Bupati Terpilih Ende, menurut Polo Maing, akan dilantik kemudian sesuai jadwal masa akhir jabatan mereka di pertengahan Maret 2019 mendatang.

Ia menjelaskan untuk pelantikan Bupati Ngada definitif, masih diproses di Kementerian Dalam Negeri. Terlambatnya proses ini karena Pemrov NTT baru saja mendapatkan salinan keputusan inkrah mantan Bupati Marianus Sae dari Pengadilan Tipikor Surabaya.

“Jadi khusus Bupati Ngada Definitif, SK sementara diproses di Kemendagri untuk Wakil Bupati, Paulus Suliwoa, yang menjabat Plt Bupati sekarang ini. Sedangkan Wakil Bupati Sabu Raijua, Nikodemus Rihi Heke yang menjadi PLT Bupati sudah ada SK dari Kemendagri, karena lebih dulu diproses karena salinan SK Kasasi dari MA untuk Marthen Dira Tome sudah diterima sejak Januari 2019 lalu,” katanya.

Sebelumnya, Asisten I Setda NTT Michael Fernandez mengatakan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) tentang pelantikan bupati terpilih Rote Ndao periode 2018-2023 Paulina Haning Bullu-Stefanus M Saek. “Saat ini SK pelantikan bupati Rote Ndao sudah ada,” katanya.

Karena masa jabatan bupati Rote Ndao berakhir 8 Februari 2018, Pemprov NTT mengusulkan Sekretaris Daerah (Sekda) Rote Ndao Jonas Selly dilantik menjadi pelaksana harian bupati.
Penundaan pelantikan Bupati Rote Ndao karena pemerintah provinsi mengusulkan pelantikan dilakukan bersamaan dengan Bupati Manggarai Timur, Timor Tengah Selatan, dan Sabu Raijua.

Meskipun masa jabatan Bupati TTS baru akan berakhir pada Maret 2019, namun bupati dan wakil bupati telah mengundurkan diri untuk bertarung di pemilihan anggota legislatif. Adapun jabatan bupati Alor juga berakhri pada Maret 2019 dijadwalkan dilantik pada Juni 2019. (dok mi/mg-02/E-1)