INI NTT Gelar Pelatihan Aplikasi OSS

berbagi di:
Pengurus wilayah INI NTT saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kupang, Selasa (4/12). Tampak Ketua Pengurus Wilayah INI Provinsi NTT Emmanuel Mali (dua dari kanan) dan Wakil Ketua INI NTT Bobby Pakh (kanan). Foto: Polce Siga/VN

Pengurus wilayah INI NTT saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kupang, Selasa (4/12). Tampak Ketua Pengurus Wilayah INI Provinsi NTT Emmanuel Mali (dua dari kanan) dan Wakil Ketua INI NTT Bobby Pakh (kanan). Foto: Polce Siga/VN

 
Polce Siga

Pengurus Wilayah (Pengwil) Ikatan Notaris Indonesia (INI) NTT akan menggelar pelatihan penggunaan aplikasi Online Single Submission (OSS) atau pelayanan perizinan terintegrasi secara online Maumere, Kabupaten Sikka, Sabtu (8/12).

Ketua Pengurus Wilayah INI Provinsi NTT Emmanuel Mali kepada wartawan di Suba Suka, Kupang, Selasa (4/12) mengatakan pelatihan aplikasi bertujuan mengakses atau mendaftar perizinan secara online atau satu pintu.

Notaris, lanjut Imanuel, hanya membantu untuk kelancaran penggunaan aplikasi OSO, karena nantinya setiap badan usaha harus menyesuaikan sistem perizinannya secara online. Ia berharap, badan usaha dan badan hukum termasul instasi terkait harus ikut terlibat dalam pelatihan.

“Intinya itu kami hanya fasilitasi agar orang bisa urus izin dan dia bisa akses untuk mendapat izin. Sistem ini sesuai dengan PP Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi secara Elektronik,” katanya.

Ia menambahkan, dalam pelatihan berupa sosialisasikan kepada perusahaan-perusahaan yang ada agar bisa menyesuaikan izin perusahaan. Ke depan lanjutnya, semua sistem perizinan akan dilakukan secara online, sehingga bisa diakses oss.go.id.

Sementara itu, Wakil Ketua INI NTT Bobby Pakh mengatakan, perusahan, atau badan usaha perseorangan bisa mendaftar dengan memasukan nomor induk kependudukan (NIK) dan nomor akta pendirian atau nomor pendaftaran CV, yayasan koperasi, badan usaha, persekutuan komaditer, persekutuan farma atau persekutuan perdata.

“Kami berharap perusahan-perusahan bisa ikut dalam pelatihan ini, karena ini ke depan semua perizinannya secara online. Jadi tidak ada lagi orang pegang map baru keluar masuk kantor urus izin,” katanya.

Ia menambahkan, jika pelaku usaha yang belum memiliki nomor pokok wajib pajak (NPWP), maka OSS akan memroses pemberian NPWP terlebih dahulu. Menurutnya, Setelah NPWP ada baru diterbitkan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan bisa sekaligus menjadi peserta BPJS.

“Nah NIB ini yang nantinya digunakan pelaku usaha untuk mendapatkan izin usaha dan izin komersial atau operasional,” katanya. (pol/C-1)