Julie Laiskodat: Petani NTT Belum Sejahtera

berbagi di:
img-20190112-wa0012

Julie Laiskodat saat mengunjungi masyarakat di Kecamatan Mbeling, Manggarai Barat. Foto: Gerasimos Satria/VN

 

 

Gerasimos Satria

Calon anggota DPR-RI Partai NasDem, Julie Sutrisno mengatakan petani yang berada di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga saat ini belum sejahtera. Padahal lahan pertanian di NTT sangat subur dan cocok untuk ditanam oleh aneka jenis tanaman.

Hal itu disampaikan Julie Sutrisno di hadapan ratusan masyarakat Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Sabtu (12/1) siang.

Dia meminta masyarakat NTT khususnya petani di wilayah Manggarai Barat untuk bangun dari tidur. Lahan pertanian yang subur milik petani harus dikelola. Pemerintah harus menyiapkan pasar bagi petani.

“NTT bukan Nasib Tidak Tentu atau Nanti Tuhan Tolong. Kita harus bangun, lahan kita sangat subur. Mari kita kelola lahan pertanian agar menghasilkan sumber pendapatan,” tegas Julie.

Ia juga mendorong para petani di Kabupaten Manggarai Barat agar merubah cara pengelolaan lahan pertanian. Selama ini petani lebih banyak menghabiskan waktu untuk istrirahat ketimbang kerja sehingga petani masih bertahan pada posisi belum sejahtera. Tugas pemerintah yakni melatih para petani mengelola lahan pertanian secara modern.

“Etos kerja kita harus segera berubah,kita akan dorong pemerintah untuk turunkan tenaga ke desa guna memberi pelatihan pengelolahan lahan pertanian. Harapannya petani Manggarai Barat harus sejahtera dan mampu membiayai pendidikan anak-anak hingga perguruan tinggi,” harap Julie Sutrisno.

Petani NTT, ujarnya, memiliki sumber tenaga yang kuat. Namun petani kita belum sejahtera, petani yang sejahtera hanya petani di Jawa.

Saat ini Labuan Bajo adalah pasar sektor pertanian yang kuat. Restauran dan hotel pasti butuh sayur dan buah-buahan. Sayang, buah dan sayur di Labuan Bajo masih impor dari luar.

Julie mengaku banyak Pekerjaan Rumah (PR) yang harus diselesaikan Pemimpin baru NTT seperti kemiskinan, infrastuktur dan listrik yang belum dirasakan masyarakat di seluruh desa di NTT.

Pemimpin NTT harus turun langsung ke desa untuk lebih detail mendengar apa yang menjadi kebutuhan masyarakat di desa.

Sementara Ketua DPD Partai NasDem Edistasius Endi mengatakan Partai NasDem melalui gerakan perubahan akan menjawab apa yang menjadi kebutuhan masyarakat di seluruh desa di Manggarai Barat.

Para calon legislatif di Partai NasDem selama ini turun ke desa-desa untuk mengetahui apa yang dibutuhkan masyarakat. Sehingga jika dipercaya masyarakat nantinya, maka tugas para caleg tersebut di lembaga dewan untuk memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat desa.

Dia mengatakan Gubernur NTT yang baru,Viktor Bungtilu Laiskodat berkomitmen mengeluarkan NTT dari garis kemiskinan melalui berbagai program unggulan. Salah satu program utama adalah sektor pariwisata. Sektor pariwisata dipastikan akan menarik sektor lainnya seperti pertanian, perikanan dan peternakan.

“Kami Pastikan Partai NasDem Bekerja dari Hati dan Tulus Untuk Rakyat NTT,” tegasnya. (bev/ol)