Julie Laiskodat Raih APEC Best Award 2018

berbagi di:
OWNER: Owner Butik LeViCo Julie Laiskodat (kanan) bersama desainer tampil diakhir acara New York Fashion 2016 lalu.

Owner Butik LeViCo Julie Laiskodat (kanan) bersama desainer tampil diakhir acara New York Fashion 2016 lalu. Julie tampak bangga mempersembahkan hasil desain dengan tenunan motif NTT.

 

 

Jerih payah dan ketekunan Julie Sutrisno Laiskodat mengangkat citra perempuan NTT lewat tenun ikat ke dunia internasional berbuah manis!

Julie Laiskodat, istri dari Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) tersebut, meraih penghargaan APEC Best Award 2018 kategori International Attractiveness yang diadakan di Port Moresby, ibukota Papua New Guinea (PNG).

Ia unggul dari kandidat-kandidat terkenal lainnya yang berasal dari Chile, PNG, China, China Taipei, Philipina, dan Rusia.

Pengumuman dan penyerahan piagam serta tropi bagi tujuh kategori APEC Best Award 2018 diserahkan oleh Sekretaris Jenderal Pemuda dan Pemberdayaan Masyarakat Papua Nugini, Ana Solomon, Minggu (11/9).

 Menteri P3A Yohana Yembise, Deputi Bidang Kesetaraan Gender Agustina Erni dan Duta Besar Indonesia untuk Papua Nugini Ronald Manik menerima penghargaan untuk Julie Sutrisno Laiskodat yang tidak sempat hadir.

Menteri P3A Yohana Yembise, Deputi Bidang Kesetaraan Gender Agustina Erni dan Duta Besar Indonesia untuk Papua Nugini Ronald Manik menerima penghargaan untuk Julie Sutrisno Laiskodat yang tidak sempat hadir.

Penghargaan APEC diberikan untuk perempuan pengusaha skala mikro, kecil dan menengah, yang telah menjalankan usahanya selama dua sampai dengan tujuh tahun dan telah mencapai “the break-even point”.

Tujuannya adalah menciptakan peluang, menarik investor, media, masyarakat luas sehingga dapat mendorong perempuan pengusaha untuk membuka dan mengembangkan usaha milik perempuan di pasar internasional.
APEC Award ini merupakan rangkaian sepekan acara APEC Women Economic Forum 2018 di Port Moresby dan yang ketiga kalinya diadakan. APEC Best Award diinisiasi oleh Federasi Rusia. APEC Best Award pertama dilaksanakan di Kota Lima, Perù (Juni, 2016) dan kedua di Hue, Vietnam (September, 2017).
Diterima Menteri
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Republik Indonesia, Yohana Yembise, Deputi Bidang Kesetaraan Gender, Agustina Erni dan Duta Besar Indonesia untuk Papua Nugini, Ronald Manik juga turut hadir dalam rangkaian pertemuan APEC Women Economic Forum dimaksud.

Julie Laiskodat sendiri tidak bisa hadir karena pada waktu yang bersamaan mengikuti rangkaian kegiatan syukuran pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT di Kota Kupang.

Piagam dan tropi akhirnya diterima Menteri P3A Yohana Yembise.

Menanggapi penghargaan APEC yang diraih Indonesia ini, Yohana Yembise menyampaikan rasa bangganya, yang menunjukan perempuan Indonesia dapat berkiprah di ajang Internasional. Selain itu, penghargaan ini juga menjadi buah hasil komitmen Pemerintah dalam memajukan, mendorong, membuka peluang usaha perempuan Indonesia di kancah pasar internasional.

Rina Zoet, salah seorang anggota dewan juri kepada pers menjelaskan bahwa pertimbangan juri menetapkan Julie Laiskodat sebagai pemenang adalah atas apresiasi atas upayanya memadukan hasil karya pengrajin perempuan dengan citra kontemporer kekinian sehingga produk bisnisnya dapat diterima di pasar internasional.

Hal ini adalah buah kerja keras Julie Laiskodat untuk memberdayakan, membimbing, membina dan mengembangkan perempuan pengrajin dan melestarikan kerajinan tenun ikat NTT. Julie Laiskodat berharap upaya ini bisa meningkatkan perekonomian perempuan, kesejahteraan keluarga, dan masyarakat NTT pada umumnya. (*/paa/D-1)