Karang Dempel Mulai Sepi Pengunjung

berbagi di:
karang-dempel-3

 

 
Lokalisaisi Karang Dempel di Kelurahan Alak, Kota Kupang mulai sepi sejak rencana pemulangan para Pekerja Seks Komersial (PSK). Pengunjungi sepi karena sebagian penghuni lokalisasi terbesar di Kota Kupang sudah pulang, sedangkan sebagian masih menunggu pencairan uang modal usaha dari Kementerian Sosial RI dan dana transportasi dari Pemerintah Kota Kupang.

Hal itu disampaikan Kasat Pol PP Kota Kota Kupang, Feliksberto Amaral, saat diwawancari VN di balai Kota Kupang, Senin (11/2).

Amaral menjelaskan, menindaklanjuti Keputusan Wali Kota Kupang Nomor: 176/KEP/HK/2018 terkait penutupan Lokalisasi yang sudah dilaksanakan sejak Januari lalu, pihaknya selama ini melakukan patroli rutin di KD, tempat karaoke, hotel dan tempat usaha lain yang diduga melakukan aktivitas prostitusi terselubung.

Dari hasil patroli rutin, kata Amaral, pihaknya belum menemukan adanya aktivitas prostitusi terselubung. Jika pihaknya menemukan, maka akan ditindak tegas sesuai aturan yang ada, namun sebelum ditindak terlebih dahulu akan diberikan pembinaan secara persuasif.

Yang ditemukan saat patroli, lanjut Amaral, adanya tempat karaoke yang izinnya sudah diberakhir. Kepada pemilik tempat tersebut dianjurkan kepada untuk segera mengurus izin usaha yang sudah habis masa berlaku. (mg-10/R-2)