Kemenhub Alokasikan Rp 63 Miliar Bangun Pelabuhan Naikliu

berbagi di:
Plt Bupati Kupang Korinus Masneno (kedua dari kiri) didampingi Ketua Komisi V DPR RI Fary J Francis (ketiga dari kiri) berdialog dengan warga Kecamatan Amfoang Utara, Kabupaten Kupang, Selasa (6/11).

Plt Bupati Kupang Korinus Masneno (kedua dari kiri) didampingi Ketua Komisi V DPR RI Fary J Francis (ketiga dari kiri) berdialog dengan warga Kecamatan Amfoang Utara, Kabupaten Kupang, Selasa (6/11).

 

Yes Balle

Kementrian Perhubungan (Kemenhub) RI mengalokasikan dana sebesar kurang lebih Rp 63 miliar untuk pembangunan pelabuhan penyeberangan di Naikliu, Kecamatan Amfoang Utara, Kabupaten Kupang. Rencananya, pembangunan pelabuhan tersebut dilakukan sejak tahun 2018 hingga 2020 mendatang.

Pembangunan pelabuhan penyeberangan tersebut ditandai dengan acara groundbreaking dan peletakan batu pertama oleh Ketua Komisi V DPR RI Fary J Francis, Plt Bupati Kupang Korinus Masneno, dan Sekretaris Dirjen Perhubungan Darat Cucu Mulyana di Naikliu, Kecamatan Amfoang Utara, Kabupaten Kupang, Selasa (6/11).

Tokoh masyarakat Amfoang yang juga merupakan Kepala Desa Fatunaos, Kecamatan Amfoang Utara Michael Kameo menyatakan, senang dan menyambut baik pembangunan pelabuhan ini. Pelabuhan ini menjadi awal yang baik bagi terbukanya akses dari dan ke wilayah Amfoang. Pembangunan pelabuhan penyeberangan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat Amfoang yang selama ini terisolir, khususnya di musim-musim penghujan.

Sementara Welhelmus Dale, pensiunan guru yang selama 30-an tahun mengabdi di Amfoang Utara menyatakan rasa terima kasih yang mendalam dan ucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan bagi masyarakat. Welhelmus berharap dengan terbukanya akses transportasi dari dan menuju Amfoang dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat Amfoang. Masyarakat tentu lebih mudah menjual hasil alam, hasil tani dan melaksanakan aktifitas lainnya.

Sementara itu, Plt Bupati Kupang Korinus Masneno atas nama masyarakat berterima kasih atas dukungan Pemerintah Pusat lewat Kementerian Perhubungan RI yang telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan di Kabupaten Kupang tepatnya di Amfoang.

Korinus mengatakan, Amfoang membutuhkan banyak sentuhan dan perhatian sebagai garda terdepan Indonesia yang berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste. “Ketika Timor Leste mau melihat wajah Indonesia, maka yang pertama kali dilihat ialah Amfoang. Maka tidak salah jika Amfoang perlu dibangun,” kata Korinus Masneono yang juga Bupati Kupang terpilih untuk periode 2019-2024.

Ia mengatakan Amfoang sangat kaya dengan potensi alamnya, namun membutuhkan sentuhan pembangunan khususnya infrastruktur yang diharapkan akan mendongkrak dan memberikan dampak bagi peningkatan taraf hidup masyarakat. Terkait dengan akses dari Amfoang ke Kupang sangat sulit, dirinya harapkan lewat pembangunan pelabuhan penyeberangan ini akan memacu pertumbuhan ekonomi dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Amfoang ke depan.

Ketua Komisi V DPR RI Farry Francis dalam sambutannya menyadari sulitnya infrastruktur di Amfoang, sehingga perlu ada upaya dan dukungan pembangunan. Pembangunan di Amfoang meliputi wilayah darat yakni jalan poros tengah dan di laut dengan membangun Pelabuhan Naikliu sudah dilakukan.

Kendati sudah ada Pelabuhan Naikliu, namun hanya bisa mengangkut manusia, sehingga permintaan masyarakat untuk ada pelabuhan khusus fery akhirnya bisa terwujud dengan adanya pembangunan pelabuhan penyeberangan yang pada hari ini kita letakkan batu pertamanya.

“Saya berharap pelabuhan ini kelak selesainya bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat Amfoang untuk mengangkat bukan cuma manusia, namun juga kendaraan-kendaraan dari dan menuju wilayah Amfoang,” kata Farry Francis. (yes/R-4)