Klaim Jasa Medis 2018 Makin Simpang Siur

berbagi di:
RSUD W.Z. Johanes Kupang

 

Masalah pembayaran jasa medis RSUD Prof Dr WZ Johannes Kupang makin impang siur. Manajemen RSUD milik Pemprov NTT dan pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) Cabang Kupang saling klaim.

Manajemen RSUD WZ Johannes kepada para medis Jumat (8/2) mengaku BPJS Kesehatan Cabang Kupang baru membayar klaim bulan Agustus 2018, sedangkan BPJS mengaku hanya menunggak satu bulan dan sudah membayar untuk Agustus-September, dan Oktober 2018.

Senin (11/2) kemarin, manajemen RSUD WZ Johannes Kupang meralat kembali pernyataannya dan mengaku BPJS sudah membayar klaim bulan Agustus dan September 2018. Sementara BPJS menegaskan pihaknya sudah membayar sampai bulan November 2018.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kupang Fauzi Ardiansyah yang diwawancarai VN melalui pesan WhatsApp, kemarin, menjelaskan ia akan segera membuat surat pemberitahuan resmi kepada seluruh rumah sakit bahwa telah ada pembayaran klaim, termasuk RSUD WZ Johannes.

“Ini supaya tidak simpang siur pemberitaannya, karena yang menjadi kewajiban untuk BPJS Kesehatan Kupang bayar adalah klaim yang sudah jatuh tempo. Sedangkan jika belum jatuh tempo, artinya belum menjadi kewajiban BPJS Kesehatan Kupang untuk bayar,” jelasnya.

Hingga saat ini, lanjut Fauzi, klaim yang diajukan RSUD WZ Johannes Kupang kepada BPJS Kesehatan Kupang, yang sudah dibayar baru sampai dengan pelayanan bulan November 2018. (mg-01/R-4)