Kompor Meledak, Dapur Ludes Terbakar

berbagi di:
foto-hal-07-kebakaran

Puing-puing dapur milik Abang Mengot di RT 02/RW 01, Kelurahan Mantasi, Kecamatan Alak, Kota Kupang yang terbakar, Jumat (12/10). Foto: Mutiara Malahere/VN

 

 

Mutiara Malahere

Dapur berbahan dasar bebak (pelepah gewang) milik Abang Mengot yang terletak di RT 02/RW 01 Kelurahan Mantasi, Kecamatan Alak, Kota Kupang, ludes terbakar, Jumat (12/10) malam sekitar pukul 20.25 Wita. Hal ini terjadin karena kompor minyak tanah yang digunakan untuk memasak meledak.

Beruntung letak dapur terpisah beberapa meter dari bangunan rumah sehingga api tidak merambat.

Seorang warga setempat, Nenek Mayopu mengungkapkan beberapa saat sebelum kejadian kebakaran itu, Megot sempat membeli mie instan sebuah warung dekat rumahnya.

“Korban sempat datang membeli mie instan, dan saat itu kami sedang duduk bersama warga lain di depan warung itu, setelah itu korban pulang ke rumahnya lalu manyuruh adiknya untuk memasak mie instan,” jelas Mayopu.

Namun belum sampai lima menit ia mendengar bunyi ledakan kompor dan melihat api membakar dapur.

Warga lalu melaporkan kejadian ke Polsek Alak dan menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran.

Beberapa waktu berselang Kepolisian Sektor Alak Polres Kupang Kota dan Petugas Pemadam kebakaran langsung mendatangi lokasi kejadian untuk memadamkan api. Api berhasil dipadamkan dalam waktu satu jam.

Kapolsek Alak Kompol I Gede Sucitra membenarkan adanya kasus kebakaran tersebut.

“Kami mendapat informasi kebakaran di Mantasi dan berdasarkan informasi bahwa sumber kebakaran dari kompor yang meledak saat pemilik rumah memasak mie instan,” ungkap Sucitra.

Pasca pemadaman api di lokasi kejadian, pihaknya telah memasang garis polisi di lokasi kejadian, kemudian akan melakukan olah TKP untuk mengetahui sumber kebakaran.

“Beruntung titik api hanya di dapur saja yang terbuat dari bebak kayu, sementara rumah korban terpisah dan berjarak beberapa meter dan api tidak merambat ke rumah utama,” tambah Sucitra.

Pihaknya meminta agar masyarakat selalu waspada terhadap berbagai tindakan kelalaian yang menyebabkan terjadinya kebakaran. (tia/S-1)