Lantamal VII Bedah Rumah Imelda

berbagi di:
Lantamal VII Bedah Rumah Imelda

Danlantamal VII Kupang, Kasirun Situmorang bersama Lurah Namosain Mikael Gadja foto bersama Imelda Sukesi, usai kegiatan penyerahan rumah hasil bedah yang dilakukan Lantamal VII Kupang dibantu masyarakat Keluarahan Namosain, Jumat (30/11). Foto: Jumal Hauteas/VN

 

Jumal Hauteas

Lantamal VII Kupang membedah rumah Imelda Sukesi di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Namosain, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan bedah rumah ini dilakukan sebagai bagian dari implementasi perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-73 tahun 2018.

kegiatan bedah rumah ini dilakukan sejak beberapa waktu lalu dan kemudian diserahkan kepada pemilik rumah, Imelda Sukesi, Jumat (30/11).

Kepada Imelda Komandan Lantamal VII Kupang Brigjen TNI (Mar) Kasirun Situmorang mengharapkan rumah yang dibedah dan diserahkan ini bisa bermanfaat bagi ibu Imelda dan anak-anak.
Situmorang menjelaskan, kegiatan bedah rumah ini dilakukanibu Imelda Sukesi yang merupakan istri dari almarhum Serma Marinir Alberto Nunes, dan bagian dari kepedulian anggota TNI-AL Lantamal VII Kupang kepada purnawirawan TNI-AL yang membutuhkan.

“Kegiatan ini merupakan implementasi dari HUT TNI dalam membantu masyarakat dalam hal ini keluarga besar angkatan laut yang mempunyai rumah huni yang kurang layak,” jelasnya.

Karena itu, jenderal bintang satu ini mengharapkan penyerahan rumah bantuan hasil bedah ini semoga bisa dipergunakan oleh Ibu Imelda Sukesi dan anak-anak secara baik, sehingga bisa menta hidup menjadi lebih baik ke depan.

“Semoga bantuan kami ini bisa memberikan sedikit keringanan bagi pergumulan keluarga ibu Sukesi,” harapnya.

Situmorang juga mengucapkan terima kasih kepada warga masyarakat RT/RW 24/02, Kelurahan Namosain yang sudah ikut mengambil bagian dalam kegiatan bedah rumah ini, sehingga bisa terlaksana dari awal hingga berakhir dengan baik dan kemudian diserahkan kepada yang punya rumah. “Terima kasih kepada bapak lurah, dan juga masyarakat Kelurahan Namosain yang sudah ikut membantu menyelesaikan rumah ini,” urainya.

Lurah Namosain Mikael Gadja pada kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada Danlantamal VII Kupang bersama seluruh anggota TNI-AL yang sudah memberikan sumbangan tenaga, materi, dan waktu untuk melakukan bedah rumah di wilayah Kelurahan Namosain. Karena banyak rumah masyarakat di Kelurahan Namosain yang butuh perhatian dan bantuan dari semua pihak.

“Terima kasih kepada bapak Danlantamal VII dan anggota yang sudah memberikan perhatian dan melakukan bedah rumah disini. Kami mengharapkan bantuan bedah rumah ini tidak hanya sebatas untuk tahun ini, tetapi bisa dilanjutkan lagi di tahun-tahun berikutnya,” jelasnya.

Gadja pada kesempatan tersebut juga menyampaikan pada kesempatan tersebut bahwa, hubungan dengan Lantamal VII dengan Kelurahan Namosain sudah terjalin dengan baik selama ini, sehingga diharapkan ke depan, hubungan ini tetap terpelihara ke depan, sehingga keluarga-keluarga yang memiliki rumah-rumah yang tidka layak huni ke depan bisa dibantu secara satu-persatu dalam kebersamaan dan dukungan dari TNI AL dari Lantamal VII Kupang.

“Saudara-saudara kita yang ada di kelurahan ini banyak yang bekerja sebagai nelayan, sehingga banyak yang memiliki rumah tidak layak huni. Jadi kami harapkan tahun depan kami di Kelurahan Namosain bisa mendpaat lagi bantuan bedah rumah, dan jangan satu rumah, tetapi kalau bisa dua rumah, sehingga masyarakat yang ada disini bisa terbantu. Atas nama pemerintah Kelurahan Namosain, dan pemerintah Kota Kupang, saya mengucapkan terima kasih kepada
Danlantamal VII dan semua anggota yang sudah membantu masyarakat kami disini,” tandasnya.

Imelda Sukesi dalam ungkapan hatinya mengucapkan banyak terima kasih kepada Danlantamal VII Kupang beserta semua anggota TNI-AL, serta Lurah Namosain dan masyarakat yang sudah memberikan kepedulian kepada keluarganya, sehingga telah memperbaiki rumahnya dan saat ini mereka sudah bisa tinggal di rumah yang lebih baik. “Terima kasih kepada semua yang sudah memberikan kepedulian kepada keluarga kami, semoga Tuhan membalas kebaikan bapak-ibu sekalian, karena kami tidak akan mampu membalas kebaikan bapak/ibu yang sudah kami terima hari ini,” urainya dengan berlinang air mata. (mg-02/C-1)