Lembaga Burung Indonesia Dorong Masyarakat Ciptakan Lingkungan Bersih

berbagi di:
img-20180811-wa0012

Lembaga Burung Indonesia bersama masyarakat Wae Mata, Desa Gorontalo Kecamatan Komodo sedang membersihkan sampah.

 

 

Gerasimos Satria

Lembaga Burung Indonesia mendorong masyarakat di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur untuk selalu menciptakan lingkungan yang  bersih dan ramah burung.

Bersama warga Wae Mata, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Lembaga Burung Indonesia turun ke jalan untuk membersihkan seluruh halaman rumah dan selokan. Kegiatan ini untuk mengingatkan warga pentingnya menjaga kebersihan mulai dari rumah sendiri.

Staf Lembaga Burung Indonesia Ferdi Hamin mengatakan Lembaga Burung Indonesia dalam tahun 2018 genap berusia 16 tahun. Dalam HUT yang ke 16 Lembaga Burung Indonesia turun langsung ke tengah masyarakat untuk bersama-sama memungut sampah yang ada di halaman rumah dan badan jalan.

Menurutya, respon masyarakat di Labuan Bajo sangat bagus dengan ikut serta bersama Burung Indonesia membersihkan jalan dan memungut seluruh sampah.

Ferdi menambahkan masyarakat harus terus dilatih agar menjaga kebersihan demi kenyamanan bersama dan menjaga kesehatan masyarakat.

“Warga Labuan Bajo belum sepenuhnya memiliki kesadaran untuk  menjaga kebersihan. Disejumlah titik seperti di Wae Mata masyarakat menjadikan satu area untuk menampung sampah. Dimana area yang  berada di samping SDI Wae Mata tersebut tidak memiliki tong sampah. Sehingga masyarakat seenaknya saja membuang sampah pada tempat itu,” kata Ferdi Hamin.

Flores Program Manager Burung Indonesia,Tiburtius Hani yang ikut memungut sampah bersama masyarakat Wae Mata  meminta Pemerintah Kabupaten Mabar agar menyiapkan penampung sampah di masing-masing RT di Labuan Bajo. Dengan adanya penampug sampah di masing-masing RT maka masyarakat tidak lagi membuang sampah disembarang tempat.

“Sampah harus menjadi perhatian semua pihak. Masyatakat diharapkan memperbiasakan diri untuk menjaga kebersihan lingkungan mulai dari rumah masing-masing. Masyarakat juga harus menyiapkan tempat sampah dimasing-masing rumah,” katanya.  (bev/ol)