Mahasiswa Jadi Agen Tertib Berlalulintas

berbagi di:
foto-hal-06-metro-jasa-raharja-fakultas-hukum

Kepala Cabang PT Jasa Raharja (Persero) NTT Prastio Surahmanto (kiri) memberikan cendera mata kepada Dekan Fakultas Hukum Undana Kupang Yorhan Y Nome (kanan) usai pembukaan sosialisasi mengenai PMK di kampus tersebut, beberapa waktu kemarin. Foto; Yes Balle/VN

 
Mahasiswa harus bisa menjadi pelopor atau agen tertib berlalulintas, karena ketertiban lalu lintasĀ  masih menjadi masalah utama di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Kepala Cabang PT Jasa Raharja NTT Prastio Surahmanto mengatakan hal itu saat menggelar sosialisasi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 15 dan 16 Tahun 2017 kepada segenap civitas academika Fakultas Hukum Undana Kupang, beberapa waktu kemarin.

Menurut Prastio, sebagai elemen penting dalam masyarakat, mahasiswa diharapkan bisa memberikan pemahaman yang benar terkait PMK tersebut maupun pentingnya tertib berlalulintas. Karena hingga saat ini, jelas Prastio, angka kecelakaan lalulintas yang terjadi di NTT khususnya di Kota Kupang cukup tinggi.

“Kalau semua elemen tertib dalam berlalu lintas, tentunya dapat mengurangi kecelakaan lalulintas yang terkadang membuat hilangnya nyawa anak manusia di jalan raya. Ini penting untuk semua elemen masyarakat mengerti dan pahami,” kata Prastio.

Dalam sosialiasi tersebut, Kacab Jasa Raharja NTT Prastio memberikan pemahaman mengenai PMK maupun mekanisme dan tatacara memproses klaim jika terjadi kecelakaan lalulintas dui jalan raya. Bukan hanya di darat, tapi diberikan juga pemahaman mengenai klaim kecelakaan lalulintas laut maupun udara.

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Hukum Undana Yorhan Y Nome dan dihadiri kurang 140 mahasiswa dari fakultas tersebut serta beberapa dosen di kampus tersebut. Sosialiasi tersbeut merupakan bagian dari upaya Jasa Raharja NTT untuk mendekatkan pelayanan dengan berbagai kalangan yang ada di NTT.

Dekan FH Undana Yorhan Nome, mengatakan, pemahaman yang baik dan benar mengenai berbagai regulasi terkait klaim hak-hak pemakai jalan yang diatur dalam undang-undang dan berbagai regulasi sangat penting. Karena dengan pemahaman tersebut, masyarakat akhirnya menyadari bahwa ada hak-hak mereka yang ditanggung oleh negara.

“Kegiatan ini sangat baik dan bermanfaat bukan hanya kepada mahasiswa FH Undana tapi juga masyarakat umum. Karena dengan pemahaman yang baik dan benar, mahasiswa dapat menjadi pejuang hak-hak masyarakat yang mengalami kecelakaan lalulintas jika memang dibutuhkan,” kata Yorhan. (yes/S-1)