Mendikbud: Banyak Berkah Akan Datang ke NTT

berbagi di:
Tarian Kataga dari Sumba menyambut kedatangan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Efendy, Jumat (29/9)

Tarian Kataga dari Sumba menyambut kedatangan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Efendy, Jumat (29/9)

 

 

Mardhan Son

Mentri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Muhadjir Effendy mengatakan, Provinsi NTT akan mendapat rezeki dan berkah usai menjadi tuan rumah penyelenggara Festival Lomba Seni Siswa (FLS2N) ke-X tahun 2017 di Kota Kupang, 25-30 September.

Muhadjir Effendy menyampaikan hal ini saat menutup penyelenggaraan FLS2N ke-X di Restoran Suba Suka Kota Kupang, Jumat (29/9) petang. Mendikbud didampingi Direktur Jenderal Pendidikan RI Hamid Muhammad, Plt

Direktur Pendidikan SMK Kemendikbud RI Dr Thamrin Kasman, Sekda NTT Ben Polo Maing mewakili Gubernur NTT, Kepala Dinas Pendidikan NTT Yohana Lisapally, serta sejumlah pejabat teras Pemprov NTT dan undangan lainnya.

Pada kesempatan itu, Mendikbud mengapresiasi pemerintah daerah yang berkontribusi untuk terselenggaranya kegiatan FLS2N.

“Terima kasih untuk gubernur, instansi terkait, dan masyarakat NTT yang telah menyambut peserta FLS2N. Saya yakin jerih payah NTT akan berbuah manis, tidak hanya bagi peserta tapi juga bagi masyarakat. Banyak rejeki dan berkah yang akan datang ke NTT, baik itu wisatawan asing maupun wisatawan lokal. Kalau kalian (peserta) sudah berkeluarga maka ajaklah mereka datang ke NTT,” kata Muhadjir.

 Pengalungan kain tenun NTT kepada Mentri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Efendy oleh Siswi SMKN 1 Kupang saat memasuki lokasi penutupan kegiatan FLSN di Subasuka, Jumat (29/9).

Pengalungan kain tenun NTT kepada Mentri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Efendy oleh Siswi SMKN 1 Kupang saat memasuki lokasi penutupan kegiatan FLSN di Subasuka, Jumat (29/9).

Mendikbud juga meminta para peserta FLS2N dan siswa/i yang berkesempatan hadir untuk mempersiapkan diri menghadapi kerasnya tantangan era globalisasi. Ia meminta para peserta didik untuk terus mengeksplorasi bakat dan potensi yang dimiliki sebagai generasi penerus bangsa.

Muhadjir mengimbau semua pihak untuk terus memupuk persatuan di tengah bangsa yang majemuk dan beranekaragam. Ia berharap upaya yang dilakukan melalui aneka kegiatan dalam rangka pengembangan karakter bangsa baik di tingkat lokal maupun nasional patut terus didukung.

“Perjalanan ini akan menjadi momen yang tidak akan terlupakan saat kalian telah menjadi manusia sukses. Setiap orang memiliki keistimewaan sehingga menjadi modal untuk menjadi manusia unggul. Jika karakter tidak dibangun maka Indonesia akan menjadi pasar dan dijarah oleh bangsa lain. Untuk itu teruslah belajar berkreasi dan berinovasi karena nasib bangsa ini ada di tangan kalian,” pesannya.
Duta Wisata NTT
Gubernur NTT, Frans Lebu Raya dalam sambutannya yang dibacakan Sekda NTT Ben Polomaing, meminta perhatian Pemerintah Pusat untuk membangun sektor pendidikan di NTT. Harapan itu merujuk pada mutu dan sarana pendidikan yang masih minim.

Ia berharap agar NTT sebagai beranda terdepan bangsa dengan negara tetangga dapat membangun citra Indonesia di bidang pendidikan.

“NTT masih tertinggal dari provinsi lain dalam pendidikan sehingga kami meminta perhatian menteri untuk membangun sektor pendidikan di NTT,” pintanya.

Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta mengangkat tropi piala bergilir yang diserahkan langsung oleh Mentri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjie Efendy, Jumat (29/9).
Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta mengangkat tropi piala bergilir yang diserahkan langsung oleh Mentri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjie Efendy, Jumat (29/9).

Ben juga mengapresiasi pihak Kemendikbud yang telah menjadikan NTT sebagai tuan rumah FLS2N. Ia meminta para peserta untuk datang lagi mengunjungi NTT di masa mendatang.

“Terima kasih telah datang di NTT dan untuk dukungan Menteri yang telah memberi perhatian. Kami merasa terhormat karena terpilih menjadi tuan rumah dan ini membantu kami membangun komitmen guna membangun dunia pendidikan NTT. Terima kasih telah datang dan menjadi bagian dari kami untuk melihat, mendengar, dan mengenal kami secara dekat. Kami percaya banyak hal yang berkesan. Jadilah duta promosi NTT dan jangan lupa kembali ke sini,” harapnya.
Meriah
Parade Nasional dalam karnaval budaya penutupan FLS2N ke-X berlangsung meriah. Karnaval budaya ini diikuti oleh peserta karnaval dari 34 provinsi dalam nuansa kedaerahan. Pakaian adat yang dikenakan bervariasi dari jenis tenun ikat, lukisan batik, dan aneka aksesoris pakaian daerah dari alam dan kerajinan tangan.

Kanrval berlangsung dari Swiss Belinn Kristall Kupang Hotel. Karnaval budaya dilepas langsung oleh Plt Direktur Pendidikan SMK
Kemendikbud RI Dr Thamrin Kasman pukul 15:30 Wita.

Peserta kemudian melakukan longmarch dari Swiss Belinn menuju lokasi penutupan acara di Restoran SubaSuka. Seluruh peserta karnaval baru berada di titik lokasi penutupan acara pukul 16:30 Wita. Sambil menunggu kehadiran

Menteri Pendidikan RI dan jajarannya, peserta tampil membawakan lagu daerah asalnya serta foto bersama antarpeserta maupun pengunjung sebelum pembacaan ikrar generasi cerdas berkarakter sesuai amanat empat pilar kebangsaan.

u

FLS2N 2017 sendiri diikuti oleh 1.768 siswa dari 34 provinsi. Acara penutupan dimulai dengan parade kebudayaan yang mana para peserta mengenakan pakaian adatnya masing-masing dari 34 provinsi itu dan berjalan sepanjang kurang lebih dua kilometer menuju ke lokasi penutupan kegiatan tersebut.

NTT sendiri menampilkan pakaian adat dari Rote Ndao, dan sejumlah tari-tarian seperti tarian Kataga dari Sumba dan tarian Likurai dari kabupaten Belu.

img_7483

Kontingen Provinsi DI Yogyakarta tampil sebagai juara umum usai menyingkirkan para pesaing dari 33 provinsi se-Indonesia. Sementara DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Timur menempati posisi kedua dan ketiga.