Mengaku Keponakan Kapolri, Tipu Perekrutan Anggota Kepolisian

berbagi di:
ilustrasi penipuan

 

POLRES Purbalingga, Jawa Tengah (Jateng) meringkus tersangka penipuan perekrutan anggota kepolisian. Hingga kini, polisi masih menghitungjumlah total uang yang berhasil diperolehnya. Namun, setiap korbannyamenyerahkan rata-rata uang senilai Rp100 juta. Tersangka mengaku sebagaikeponakan dari Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.

Tersangka adalah Tutum Heniko, 42, yang ditangkap oleh Tim Polres Purbalingga di Ajibarang, Banyumas. “Dari pemeriksaan sementara, ia mengaku sebagai keponakan Kapolri untuk memperdaya korban-korbannya.

Tersangka mengaku mampu meloloskan menjadi anggota kepolisian dengan syarat harus ada uang pelicin. Per korban rata-rata kena tipu hingga Rp100 juta,�kata Kepala Satreskrim Polres Purbalingga Ajun Komisaris T Sapto, Senin (30/10).

Hingga kini, lanjut Sapto, polisi masih mendalami kasus tersebut. Namun demikian, sementara ini sudah ada empat korban. “Kami masih melakukan pemeriksaan intensif untuk baik kepada tersangka maupun korban. Sementara ini, ada empat korban,” ujarnya.

Salah seorang korban, Darsun, warga Kutasari, Purbalingga mengatakan kalau Titin menawari kalau anaknya bisa masuk kepolisian, tetapi syaratnya harus ada uang. “Awalnya saya transfer Rp150 juta dan ikut ujian administratif. Katanya tidak lolos, kemudian saya diminta untuk transfer lagi Rp10 juta. Setelah itu, yang bersangkutan susah ditelepon. Kemudian saya lapor polisi,” katanya. (OL-3)

 

Sumber: Media Indonesia