Mentri Rini Minta Pedagang Jaga Kebersihan TPI Labuan Bajo

berbagi di:
Mentri Rini didampingi Gubernur NTT Viktor Laiskodat saat mengunjungi TPI. Foto: Gerasimos Satria/VN

Mentri Rini didampingi Gubernur NTT Viktor Laiskodat saat mengunjungi TPI. Foto: Gerasimos Satria/VN

 

Gerasimos Satria

Menteri BUMN Rini Soemarno meminta seluruh pedagang di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur menjaga kebersihan selama berjualan. Pasalnya selama ini TPI Labuan Bajo terkesan kotor.

Permintaan itu disampaikan Rini Soemarno dalam sambutanya di hadapan penghuni TPI Labuan Bajo, Jumat (7/12) siang.

Rini Soemarno mengunjugi TPI dengan didampingi Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Ira Puspadewi, Bupati Manggarai Barat Agustinus ch Dula dan seluruh pejabat BUMN lainnya.

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan Labuan Bajo merupakan daerah pariwisata sehingga menjadi tanggungjawab semua elemen untuk menjaga dan menata Labuan Bajo agar kelihatan indah. Pada saat groundbreking Marina tahun 2017 lalu, ia berharap pembangunan TPI selesai tepat waktu. Ia mengaku selalu mengawasi kerja tim di lapangan agar cepat menyelesaikan bangunan tersbeut.

Mentri Rini tiba di Labuan Bajo. Foto: Gerasimos Satria/VN
Mentri Rini tiba di Labuan Bajo. Foto: Gerasimos Satria/VN

“Pada saat awal saya datang di Labuan Bajo saya lihat TPI sangat kotor. TPI yang baru ini diharapkan harus bersih. Labuan Bajo ini mesti dijaga kebersihannya,” ujar Rini.

Dia juga mendorong Bank Mandiri dan BNI untuk membantu permodalan pedagang di TPI melalu Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dana SCR dua bank tetsebut diharapkan bisa membantu penataan ruangan dalam TPI Labuan Bajo. Selain itu, infrastruktur jalan masuk ke TPI Labuan Bajo juga harus diperbaiki agar tidak ada debu dan mudah dilalui masyarakat.

Bupati Mabar, Agustinus Ch Dula mendorong para penghuni TPI baru agar memiliki rasa tanggungjawab menjaga kebersihan. Tujuannya agar konsumen setia memilih TPI untuk membeli ikan dan sembako.

“Besar harapan saya agar pedagang di TPI ini harus menjaga kebersihan. Sampah tidak boleh dibiarkan atau dibuang sembarang tempat,” ujar Gusti Dula.

Sebelumnya, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat menuturkan ada dua Kota di NTT yang sangat kotor yakni Labuan Bajo, Kabupaten Mabar dan Kota Kupang. Dirinya mendorong masyarakat Labuan Bajo agar membiasakan menjaga kebersihan mulai dari lingkungan masing-masing. (bev/ol)