NTT Gagal Pertahankan Juara Duta Wisata

berbagi di:
Duta wisata NTT di ajang Pemilihan Duta Wisata Nasional 2017.

 

 

Jaka Piterson Ully dan Melati Thei, pasangan yang mewakili Provinsi NTT pada grand final Duta Wisata Indonesia 2017 di Kupang, Sabtu (2/12) gagal mempertahankan posisi NTT sebagai Duta Wisata Indonesia 2016 yang diraih pasangan Gustaf Junior Sooai dan Vivian Tjung tahun lalu di Papua. Gelar Duta Wisata Indonesia 2017 diraih kontestan dari Jawa Tengah, yakni Indira Salsabila Ayuwibowo dan Jodi Satiafa. Pasangan ini hanya mendapatkan juara untuk kategori Duta Wisata Persahabatan 2017.

Pemilihan Duta Wisata Indonesia 2017 yang berlangsung di Ball Room Milineum Kupang, itu diikuti 15 kontestan dari 15 provinsi di Indonesia.

Menanggapi kegagalan ini, Gubernur NTT Frans Lebu Raya mengatakan perlu persiapan yang lebih matang untuk mengikuti ajang tersebut. Perwakilan NTT harus mengakui keunggulan wakil dari provinsi lain yang lebih matang persiapannya sehingga terpilih.

Dia berharap perwakilan NTT ke depan harus dipersiapkan dengan lebih baik lagi. Meski demikian, menurutnya, ajang tersebut bukan semata mencari juara, namun menjalin persahabatan dan berbagi soal potensi pariwisata dari daerah masing-masing.

Gubernur mengapresiasi pasangan yang mewakili Provinsi Jawa Tengah yang terpilih menjadi Duta Wisata Indonesia 2017. Sebagai Duta Wisata Nasional, dia berharap agar potensi wisata NTT pun harus gencar dipromosikan di tingkat dunia. Sebab, keindahan dan keunikan wisata NTT tidak ada duanya di dunia.
Kurang Persiapan
Kadis Pariwisata NTT Marius Ardu Jelamu mengakui kurangnya persiapan perwakilan NTT dalam materi sehingga kalah bersaing dengan kontestan dari daerah lain.

Hal itu karena mepetnya waktu pemilihan Duta Wisata NTT 2017 dengan pelaksanaan Duta Wisata Indonesia. “Kontestan kita kurang memiliki waktu cukup untuk mempersiapkan diri. Kita harus akui keunggulan dari daerah lain,” ucapnya.

Kendati demikian, Jelamu optimis dengan menjadi tuan rumah ajang nasional ini, pesan pariwisata NTT tersampaikan dengan baik. Sebab, seluruh kontestan yang datang telah dibawa mengunjungi spot-spot wisata unggulan di NTT sehingha ketika sampai di daerahnya mereka akan bercerita tentang keindahan objek wisata di NTT.

Jaka dan Melati kepada VN menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat NTT karena keduanya gagal mempertahankan gelar juara yang diraih kontestan NTT pada tahun lalu meski telah berjuang maksimal.

Meski tidak terpilih menjadi Duta Wisata Indonesia 2017, keduanya berjanji akan tetap menjalankan program kerja sebagai Duta Wisata NTT demi kemajuan pariwisata NTT.

Pemilihan Duta Wisata Indonesia 2017 diikuti kontestan dari 15 provinsi, yakni Daerah Istimewa Aceh, Sumatera Barat, Jambi, Bangka Belitung, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Bali, NTT, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantam Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Papua. (wan/H-2)