NTT Tunggu Konfirmasi WTM London 2019

berbagi di:
foto-hal-01-rocky-pekudjawang-edisi-141218

Rocky Pekudjawang

 
Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih menunggu konfirmasi panitia penyelenggara World Trade Market (WTM) London 2019. Pemrov sudah mengajukan diri untuk bisa ikut dengan menyewa tempat (stand) sendiri tanpa harus menumpang pada stand Indonesia yang ditangani Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Demikian disampaikan Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Provinsi NTT Rocky Pekudjawang, saat dikonfirmasi VN melalui pesan WhatsApp, Rabu (12/12) lalu.

Rocky Pekujawang mendapat tugas dari Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) untuk melobi pihak penyelenggara WTM London 2019 agar NTT menyewa stand sendiri pada event pameran wisata terbesar di Eropa itu.

Ia mengaku sudah membangun komunikasi dengan penyelenggara WTM London 2019. Biasanya dalam event-event rutin tahunan rutin seperti itu, pihak EO memprioritaskan negara-negara yang sudah rutin mengikuti kegiatan dimaksud. Namun ia berharap, EO bisa lebih cepat memberikan konfirmasi agar persiapan bisa dilakukan lebih baik oleh tim.

“Kami masih menunggu beritanya, karena biasanya organizer memberikan secara first come first serve, dan negara-negara yang selalu mengikuti acara ini selalu diprioritaskan, dan biasanya sudah mengambil space untuk jangka panjang, khususnya yang di prime area,” pungkasnya.

Anggota Komisi II DPRD NTT, Hamdan Saleh Batjo yang dikonfirmasi VN melalui pesan WhatsApp, Rabu (12/12), mengatakan, pada prinsipnya Dewan mendukung langkah Pemprov NTT mempromosikan wisata NTT di WTM London 2019, melalui persetujuan alokasi anggaran apabila diusulkan Pemprov.

“Dewan tentu dukung jika itu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat NTT, karena memang program Pemprov NTT lima tahun ke depan menempatkan pariwisata sebagai penggerak utama pembangunan ekonomi sehingga promosi pariwisata NTT harus dilakukan secara maksimal,” pungkasnya.
Siapkan Tarian
Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT, Marius Ardu Jelamu yang dikonfirmasi VN, kemarin, mengatakan pihaknya belum mendapat informasi. Meskipun demikian pihaknya siap membawa Tim NTT yang bisa menampilkan berbagai potensi wisata di NTT di panggung WTM London 2019.

“Kita masih tunggu hasil komunikasi dari tim kecil yang dibentuk Pak Gubernur, agar nantinya kita bisa menyiapkan tim kita, dengan menyesuaikan pada space yang kita miliki,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk mempersiapkan tim NTT menuju WTM London 2019 mendatang, pihaknya juga sudah membangun komunikasi dengan semua Dinas Pariwisata di kabupaten/kota di NTT agar berkontribusi dalam tim NTT, dengan membawa anak-anak atau anggota tim yang akan menampilkan tarian-tarian maupun kerajinan khas NTT untuk dipamerkan.

Dikatakannya, jika pada akhirnya NTT tidak mendapat stand sendiri dan harus bergabung dalam stand Indonesia, NTT tetap membawa tim penari dan siap mempromosikan berbagai potensi wisata NTT di event tersebut.
Tim NTT, akan berkomunikasi dengan KBRI London sehingga jika nantinya tarian-tarian dan lainnya yang tidak bisa ditampilkan di panggung WTM London, bisa ditampilkan di halaman KBRI London dengan mengundang rekan-rekan dan mitra dari berbagai negara yang hadir di WTM London. (mg-02/mg-01/D-1)