Pacuan Kuda Victory Cup Berlangsung Meriah

berbagi di:
Tiga peserta kelas super saat bertanding dalam Victory Open Tournament 2017, Sumba Timur.

Frengky Keban

 

 

Acara pembukaan Victory Open Tournament 2017 di Lapangan Pacuan Kuda Rihi Eti, Kelurahan Prailiu, Kecamatan Kambera, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, Jumat (28/7) berlangsung meriah. Penampilan artis ibu kota semakin menyemarakkan acara pembukaan pacuan kuda yang dipadati ribuan penonton itu.

Acara pembukaan diawali penyambutan pemilik Harian Umum Victory News Victor Bungtilu Laiskodat. Viktor datang bersama dua putranya, Leon dan Vito, Ketua DPP Partai NasDem Bidang OKK Jeanette Sudjunadi bersama sejumlah fungsionaris DPP NasDem di antaranya Virgie Baker, Wanda Hamidah, dan Sarah Lery Mboeik, anggota Dewan Redaksi Harian Umum Victory News Prof Daniel Kameo, Redaktur Khusus Victory News yang juga Ketua DPW Partai NasDem NTT Irjen Pol (Pur) Jacki Uly, serta artis ibukota Armaya Doremi. Rombongan disambut dan dikawal pasukan berkuda memasuki Lapangan Rihi Eti.
Hadir pula Bupati Sumba Timur Gidion Mbilijora, Wakil Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali, Wadir Intelkam Polda NTT AKBP Hidayat, Kajari Sumba Timur Oder Max Sombu, Kapolres Victor MT Silalahi, Dandim 1601/Sumba Timur Letkol (Inf) Zaenuddin, para anggota DPRD Sumba Timur dari Fraksi NasDem, Ketua Pordasi Sumba Timur Felix Wongkar bersama pengurus, serta pengurus DPD NasDem Kabupaten Sumba Timur.
Di depan tangga Tribun Kehormatan Viktor Bungtilu Laiskodat bersama rombongan disambut sapaan adat penyambut tamu “Panggarataung” oleh dua tokoh adat setempat. Setelah itu, Bupati Sumba Timur Gidion Mbilijora dan Wakil Bupati Umbu Lili Pekuwali mengalungkan lain tenun ikat kepada Viktor dan rombongan.

Junjung Sportivitas
Ketua DPW NasDem NTT Jacki Uly, yang juga adalah Redaktur Khusus Victory News dalam sambutannya, mengatakan, event tersebut tidak hanya dilihat sebagai event olahraga pacuan kuda tetapi juga menjadi pesta budaya masyarakat Sumba. Karena itu diharapkan semua yang terlibat menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga persaudaraan.
“Kita harus memberikan dukungan bagi olahraga berkuda agar kuda pacu dan atletnya bisa berprestasi di tingkat regional dan nasional. Selain itu dengan event ini kita mendukung lestarinya budaya orang Sumba. Namun, jangan kita mendukung praktik perjudian yang dilakukan pada setiap event pacuan kuda,” katanya.
Anggota Dewan Redaksi Victory News Prof Dr Daniel Kameo mengatakan, Harian Umum Victory News dengan motto “Jujur dan Cerdas” telah eksis di NTT selama kurang lebih lima tahun. Dalam kurun waktu tersebut, Victory News telah melaksanakan fungsinya sebagai media yang menyajikan dan mendistribusikan informasi yang berkualitas bagi masyarakat.
Selain sebagai media pemberi informasi, kata Prof Kameo, Victory News juga telah melaksanakan berbagai kegiatan sosial, di antaranya event olahraga seperti sepakbola, futsal, dan lomba lari. Tahun ini Victory News melaksanakan turnamen pacuan kuda, dan memilih Sumba Timur sebagai tempat pelaksaan kegiatan karena Sumba Timur adalah gudang kuda sandalwood.
Menurutnya, Victory Open Turnamen 2017 terselenggara berkat dukungan sejumlah pihak, di antaranya Bupati Sumba Timur Gidion Mbilijora, Kajari Sumba Timur Oder Max Sombu, Kapolres Sumba Timur Victor MT Silalahi, Dandim 1601/Sumba Timur Letkol (Inf) Zaenuddin, Bank NTT, Perumahan Bukit Intan Lestari, PT Bumi Indah, PT Sumber Cipta Multi Niaga, dan Pordasi Sumba Timur.
“Kami mengucapkan terima kasih atas tanggapan positif dari seluruh pecinta kuda se-daratan Sumba, khususnya Sumba Timur, sehingga turnamen ini dapat terselenggara dan dibuka hari ini,” katanya.
Bupati Gidion Mbilijora dalam sapaannya mengatakan, pemerintah mengapresiasi Harian Umum Victory News yang telah menggagas penyelenggaraan turnamen tersebut. Dia berharap turnamen yang memperebutkan Victory Cup itu tak hanya dilaksanakan tahun ini tetapi menjadi event tahunan.
“Saya berharap Victory Open Turnamen bukan yang pertama dan terakhir, tetapi kegiatan ini dapat dilaksanakan setiap tahun. Pak Chris Mboeik dan jajarannya saya minta bisa terus melaksanakan kagiatan ini sebagai agenda tetap,” kata Gidion.

 

Dihibur Artis
Pada acara pembukaan tersebut, artis Ermaya Doremi tampil menghibur ribuan penonton dengan sejumlah lagu seperti “Mogi” dan “Mai Fali”, serta sejumlah lagu lainnya.
Salah seorang warga Sumba Timur Umbu Nababan mengaku kagum menyaksikan antusiasme warga menyaksikan acara tersebut. Menurut dia, kehadiran ribuan warga itu adalah bentuk kerinduan masyarakat akan hiburan seperti perlombaan pacuan kuda. Apalagi, event pacuan kuda digelar di daerah penghasil kuda terbanyak di Pulau Sumba.
“Ini hiburan sekaligus pengingat buat kami semua masyarakat Sumba bahwa kuda itu adalah budaya Sumba yang harus kami jaga terus mengingat populasi kuda saat ini semakin menurun,” ungkapnya.
Umbu menambahkan, selain budaya, event pacuan kuda yang digelar Harian Umum Victory News itu pun dapat menjadi sarana penyalur hobi berkuda di kalangan masyarakat Sumba. Karena itu, dia berharap event seperti itu digelar secara rutin di Sumba Timur.
Ungkapan senada disampaikan warga lainnya, Samuel K Muama. Menurutnya, event itu baru pertama kali digelar namun sudah memberikan kesan positif bagi masyarakat Sumba Timur, termasuk para pedagang yang berada di sekitar areal lapangan Prailiu-Sumba Timur.
“Walaupun mungkin tidak banyak pemasukan tetapi ini menjadi peluang bagi masyarakat untuk jualan. Itulah salah satu dampak yang langsung kelihatan dari event ini. Hal lainnya yakni memberi motivasi bagi masyarakat untuk mencintai dan melestarikan budaya sendiri. Pacuan kuda tidak semata olahraga tetapi budaya orang Sumba,” tegasnya.
Dengan melihat antusiasme masyarakat, lanjutnya, pemda setempat harus tanggap bahwa pacuan kuda merupakan salah sati event yang sangat dirindukan masyarakat. Karena itu, sarana pendukung seperti arena pacu dan sarana lainnya harus terus dibenahi agar masyarakat lebih nyaman menyaksikan event ini. Sebab, pacuan kuda adalah pesta budaya orang Sumba dan bukan sekadar olahraga.
“Lapangannya pacuan ini terlalu kecil. Tribun juga kapasitasnya terlalu kecil. Itu yang harus dibenahi dan menjadi tugas pemerintah mengaturnya secara baik. Terlepas dari itu semua bagi saya event untuk yang pertama ini saya tetap memberikan apresiasi bagi Victory News yang telah melaksanakan event ini di Sumba. Semoga ini bisa menjadi event tahunan,” pungkasnya. (enq/mg-09/C-1)