Pelantikan Tanpa Sambutan Gubernur NTT

berbagi di:
Pelantikan bupati dan wakil bupati Kamis, (14/2) di Aula El Tari. Foto: Nahor Fatbanu/VN

 

 

Polce Siga

Pelantikan para bupati dan wakil hari ini, Kamis (14/2) pagi berlangsung ala istana. Tidak ada sambutan dari Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat. Pelantikan hanya diisi dengan penandatanganan pakta integritas oleh empat bupati dan tiga orang wakil bupati.

Para Bupati dan Wakil Bupati yang akan dilantik akan mengikuti gladi bersih yang dipandu protokorel gubernur di Aula El Tari Kupang sebagai tempat acara pelantikan hari ini. Aula El Tari dipilih karena lebih luas dari Aula Fernandes yang telah menjadi tempat pelantikan para bupati dan wakil bupati sebelumnya.

Para bupati yang dilantik hari ini antara lain, Bupati TTS Epy Tahun dan Wakil Bupati TTS, Amir Konai, Bupati Manggarai Timur Andreas Agas dan Wakil Bupati Manggarai Timur, Stefanus Jaghur. Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu dan Wakil Bupati Rote Ndao, Stefanus Saek.

Sedangkan, pelantikan Bupati Sabu Raijua, Nikodemus Rihi Heke tanpa wakil bupati karena masih dalam proses pengangkatan. Nikodemus Rihi Heke yang selama ini menjabat wakil bupati merangkap Pelaksana Tugas (Plt) bupati dilantik menggantikan mantan Bupati Sabu Raijua, Marthen Dira Tome yang terjerat kasus korupsi.

Di luar Bupati Sabu Raijua, maka saat ini sudah ada enam bupati yang dilantik hasil dari Pilkada Serentak, 27 Juni 2018 lalu. Sebelumnya, tiga bupati yang telah dilantik antara lain Bupati Fransiskus Roberto Diogo dan
Wakil Bupati Romanus Woga, Bupati Nagekeo Yohanes Don Boco Do dan Wakil Bupati Marianus Waja, Bupati Sumba Tengah Paul Kira Limu dan Wakil Bupati Daniel Landa.

Sisa empat bupati dan wakil bupati yang belum dilantik. Meskipun, ada yang sudah mengantongi surat keputusan (SK) Mendagri, namun pelantikan belum bisa dilakukan karena terbentur masa akhir jabatan misalnya Bupati Alor Amon Djobo dan Wakil Bupati Imran Duru, Bupati Ende Marsel Petu dan Wakil Bupati Ahcmad Djafar dan Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Kornelis Kodi Mete dan Marthen Kristian Taka serta Bupati Kupang Korinus Masneno dan Wakil Bupati Jerry Menafe.

Sekda NTT, Ben Polomaing mengatakan, pelantikan para bupati akan dilakukan seperti sebelumnya dan berlangsung simpel, bahkan tidak ada sambutan dari gubernur. Selain itu, di tempat pelantikan juga tidak disiapkan tempat duduk bagi para undangan dan lainnya. “Pelantikan simpel-simpel saja,” ujarnya.

Ditanya terkait rencana proses pelantikan Bupati Ngada, Ben Polo Maing mengatakan saat sedang dalam proses persiapan, karena pihaknya baru memperoleh keputusan inkrah terkait kasus yang menjerat Bupati Ngada non aktif, Marianus Sae.

Wakil Bupati Ngada, Paulus Soliwoa yang kini menjabat sebagai Plt Bupati Ngada nantinya akan dilantik menjadi Bupati Ngada sampai akhir masa jabatan. “Keputusan inkrah kita baru dapat dan sementara proses,” kata Ben Polomaing. (pol/R-2)