Pemprov Gandeng Relawan Peace Corps Asal AS

berbagi di:
Para Relawan Peace Corps Asal Amerika Serikat foto bersama Asisten II Setda NTT Alexander Sena dan pejabat Biro Kerjasama Setda NTT di halaman Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT, kemarin.

Para Relawan Peace Corps Asal Amerika Serikat foto bersama Asisten II Setda NTT Alexander Sena dan pejabat Biro Kerjasama Setda NTT di halaman Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT, kemarin.

 

Stef Kosat

Pemprov NTT melalui Biro Kerjasama Setda NTT mendatangkan sembilan guru bahasa Inggris asal Amerika Serikat (AS) untuk mengajar di sejumlah SMA/SMK dan SMP di Kupang. Para guru asal AS itu tergabung dalam Relawan Peace Corps.

Hal ini disampaikan oleh Kabag Kerjasama Luar Negeri, Biro Kerjasama Setda NTT Diani TA Ledo, Rabu (7/11).

Ia menjelaskan sembilan guru bahasa Inggris Relawan Peace Corps asal AS itu akan disebar ke lima SMA/SMK di Kota Kupang dan empat SMA di Kabupaten Kupang.

Sekolah-sekolah yang akan menerima guru-guru asal AS itu adalah SMKN 3 (Paulina Lewis), SMAN 5 (Riley Yuan), SMAN 6 (Katy Rice), SMAN 12 (Lilie Mayfield), SMKN 1 (Julia Paiment), SMAN 1 Takari (Deja Slaughter), SMAN 1 Kupang Barat (Daniella Perret), SMPN 1 Batakte (Natha Coffman), dan SMAN 1 Fatuleu (Ben Gonzales).

Menurutnya, Peace Corps adalah lembaga independen di AS yang menyediakan relawan guru bahasa Inggris untuk negara-negara pengundang di seluruh dunia.

“Pemerintah menghadirkan relawan Peace Corps untuk membantu mengajar bahasa Inggris dan sekaligus melatih para guru bahasa Inggris kita dan supaya kemampuan berbahasa Inggris anak-anak kita juga lebih baik,” kata Diani.

Selain mengajar, para Relawan Peace Corps di Indonesia juga akan melatih guru-guru bahasa Inggris serta hadir di tengah masyarakat, terutama di tempat mereka tinggal. Mereka diharapkan bisa aktif dalam kegiatan-kegiatan kepemudaan yang berfokus pada kepemimpinan, kesukarelawanan, dan keterampilan hidup.

“Maka otomatis kehadiran mereka di kabupaten dan Kota Kupang akan membantu kompetensi bahasa Inggris anak-anak di sekolah dan lingkungan tinggal mereka,” katanya.

Diani juga menginformasikan para relawan itu, selama ini hanya tinggal di daerah dan di sekolah mitra selam setahun. Namun di tahun ketiga program ini berjalan, para relawan Peace Corps akan tinggal lebih lama yakni selama dua tahun untuk mengajar bahasa Inggris dan melatih keterampilan berbahasa Inggris serta kempemimpinan di masyarakat.

Asisten II Setda NTT Alexander Sena dalam sambutannya pada kesempatan itu, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini di Kupang.

Ia mengatakan, tahun ini program ini mengalami pengurangan pada lokasi kabupaten/kota, yang semula tiga kabupaten menjadi dua kabupaten saja karena berbagai pertimbangan. Kerja samaini sangat membantu Pemprov NTT dalam upaya mewujudkan visi dan misi “NTT Bangkit, NTT Sejahtera”.

Hadir dalam audiens tersebut, Ananda Roman dari Peace Corps Indonesia, Asisten II Setda NTT Alexander Sena, Kabag Kerjasama Luar Negeri Biro Kerjasama Setda NTT Diani T A Ledo dan staf serta para kepala sekolah yang menerima para guru bahasa Inggris asal AS tersebut. (mg-01/H-2)

 
Distribusi Relawan Peace Corps Amerika Serikat
1. Paulina Lewis SMKN 3 Kota Kupang
2. Riley Yuan SMAN 5 Kota Kupang
3. Katy Rice SMAN 6 Kota Kupang
4. Lilie Mayfield SMAN 12 Kota Kupang
5. Julia Paiment SMKN 1 Kota Kupang
6. Deja Slaughter SMAN 1 Takari, Kab. Kupang
7. Daniella Perret SMAN 1 Kupang Barat, Kab. Kupang
8. Natha Coffman SMPN 1 Batakte, Kab. Kupang
9. Ben Gonzales SMAN 1 Fatuleu, Kab. Kupang

Sumber: Biro Kerja Sama Setda NTT