Penelitian: peralatan olah raga di gym lebih kotor dari toilet umum

berbagi di:
ilustrasi alat gym

Ilustrasi peralatab gym.

 

Apakah kamu masih pergi ke tempat olah raga? Pernahkah kamu memikirkan berapa banyak kamu terpajan pada kuman ketika kamu menggunakan perlatan di sana?

Satu studi penelitian baru-baru ini memperlihatkan banyak jenis jamur dapat terangkat dan terbawa pulang dari tempat olah raga dan sebagian alat bahkan lebih kotor daripada toilet duduk umum.

FitRated.com., satu jejaring profesional yang menyediakan keterangan mengenai perlengkapan kebugaran terkenal kepada konsumen, melakukan pemeriksaan 27 jenis alat berbeda di tiga rangkaian pusat kebugaran di seluruh Amerika Serikat.

Dalam pemeriksaan itu, tingkat bakteri ditentukan berdasarkan unit pembentukan-koloni (CFU), satu unit mikrobiologi yang digunakan untuk memperkirakan jumlah bakteri yang ada atau sel jamur di satu sampel, demikian laporan Xinhua –yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu pagi. Rata-rata treadmill, sepeda olah raga, dan barbel terbukti dipenuhi kuman –lebih dari satu juta CFU.

Para peneliti mendapati bahwa rata-rata sepeda olah raga 39 kali lebih kotor daripada nampan kafetaria. Bakteri pada treadmill 74 kali lebih banyak dibandingkan dengan keran kamar mandi umum. Yang paling parah ialah barbel, dengan 382 kali lebih banyak bakteri daripada toilet duduk umum.

“Setiap orang berkeringat di pusat kebugaran, dan semua yang telah disentuh orang dapat memiliki kuman, saya dapat memperkirakan itu,” kata Diana Ng, seorang anggota kebugaran, kepada Xinhua pada Selasa (26/9).

“Tapi saya tak pernah mengira itu sama kotornya dengan toilet duduk umum. Saya membawa handuk sendiri, alat Yoga dan barang pribadi lain, saya juga menyeka perlatan sebelum saya menggunakannya setiap kali, tindakan yang saya duga akan mengurangi kemungkinan membawa pulang bakteri.”

Maria Hernandez, seorang staf kerja di pusat rantai kebugaran di Los Angeles, mengatakan kepada Xinhua bahwa “kami memang menyediakan pembersih tangan dan kain lap di sini, sebagian orang menggunakan itu tapi sebagian lagi tidak. Setiap tempat yang didatangi orang mungkin memiliki bakteri dan jamus, orang tak bisa berhenti pergi ke manan pun cuma karena di sana ada bakteri. Kebanyakan orang membawa sendiri handuk mereka dan mandi sebelum pulang, saya kira itu cukup untuk membersihkan.”

James Collyer, Direkrut Dermatologi Modern di Seattle, sebagaimana dikutip oleh FOX News mengatakan orang mesti menghindari bak mandi air panas umum di tempat olah raga sebab bak mandi panas memiliki resiko tinggi untuk menuarkan infeksi sangat umum yang dinamakan “hot tub folliculitis”.

Terlebih lagi, ia menyarankan, orang agar tidak pernah melepas alas kaki di ruang penyimpanan, sebab itu cara yang sangat besar untuk menularkan jamus, bakteri dan virus.

 

Sumber: Antara