Peserta TdT Memilih Nginap di Tanjung Bastian

berbagi di:
Kapolres TTU AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto, Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Budi Wahyon, Kadis Pariwisata TTU Agustinus Kaesnube pose bersama beberapa peserta TdT di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Wini, kemarin.

Kapolres TTU AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto, Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Budi Wahyon, Kadis Pariwisata TTU Agustinus Kaesnube pose bersama beberapa peserta TdT di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Wini, kemarin.

 
Gusty Amsikan

Etape kedua Tour de Timor (TdT) 2017 dari Atambua menuju Kefamenanu, Nusa Tenggara Timur, Minggu (10/12), mengalami perubahan jadwal. Sebab, saat melintasi Tanjung Bastian, para peserta TdT tertarik dan memilih menginap di destinasi wisata andalan Kabupaten TTU itu. Hari ini, Senin (11/12), para peserta TdT kembali melanjutkan perjalanan untuk finish etape kedua di rumah jabatan Bupati TTU di Kefamenanu.

Sebanyak 210 orang personel Polres TTU disiagakan untuk melakukan pengamanan di lokasi penginapan Tanjung Bastian maupun rute dari Tanjung Bastian menuju Kefamenanu sampai perbatasan TTU dengan TTS.

Informasi yang dihimpun VN, kemarin, ke-27 peserta TdT tiba di Polsek Wini pukul 14:45 Wita. Rombongan disambut Dandim 1618/TTU Letkol Arm Budi Wahyon, Dansatgas 742/SWY Letkol Inf Fuad Suparlin, Kapolres TTU AKBP Rishian

Krisna Budhiaswanto, Kadis Pariwisata TTU, Agustinus Kaesnube, serta sejumlah perwira. Rombongan kemudian berangkat ke PLBN Wini untuk foto bersama dan menuju anjung Bastian untuk bermalam.

Agustinus Kaesnube mengatakan, sesuai jadwal, para peserta TdT seharusnya diterima di Tanjung Bastian pada pukul 11.00 Wita kemarin. Namun, karena ada perubahan jadwal, para peserta baru diterima pada pukul 16.15 Wita. Perubahan jadwal tersebut pun turut mengubah rencana finish di rujab Bupati TTU. Sebab para peserta TdT memilih menginap di Tanjung Bastian.

Menurut Kaesnube, Tanjung Bastian memang sudah ditargetkan sebagai salah satu destinasi yang harus dikunjungi peserta TdT. Sebab, objek wisata ini menyajikan panorama alam yang sangat indah, yakni perpaduan pemandangan pantai berpasir putih yang asri dengan kontur perbukitan yang menawan.

Tanjung Bastian memiliki sejumlah fasilitas seperti kolam renang dan arena pacuan kuda yang memiliki lintasan berskala nasional di sepanjang bibir pantai.

“Para peserta menginap di Tanjung Bastian dan akan melanjutkan tour besok. Kita sudah sediakan tenda bagi para peserta dan malam nanti akan ada gala dinner bersama. Besok peserta akan singgah di rumah jabatan Bupati dan selanjutnya akan dikawal sampai ke perbatasan dengan TTS,” jelasnya.

Dia berharap, TdT memberikan dampak positif bagi kemajuan pariwisata TTU.

Kapolres TTU AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto mengatakan, untuk pengamanan TdT disiapkan 210 personel. Selain di setiap titik perhentian, personel pun disiagakan di sejumlah tempat sepanjang rute etape kedua untuk mengantisipasi jika terjadi kecelakaan maupun hal lain yang membutuhkan bantuan.

“Malam ini (tadi malam) kita sudah siapkan 30 personel di Tanjung Bastian untuk melakukan pengamanan dan besok (hari ini) kita sudah persiapkan pengamanan untuk jalur dari Tanjung Bastian menuju Kefa dan selanjutnya sampai perbatasan dengan TTS,” ujarnya.

Ia mengatalam, selain untuk mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga khususnya olahraga bersepeda, TdT pun menjadi moment sangat baik bagi promosi pariwisata daerah. (E-1)