PLN tak Jamin Listrik Desa Rampung 2018

berbagi di:
Mentri BUMN Rini Soemarno (pencet tombol meteran) melakukan penyambungan gratis secara simbolis di SMP Negeri 5 Sulamu, Kabupaten upang, Provinsi NTT yang kondisinya masih memprihatinkan, Selasa (6/3).

Mentri BUMN Rini Soemarno (pencet tombol meteran) melakukan penyambungan gratis secara simbolis di SMP Negeri 5 Sulamu, Kabupaten upang, Provinsi NTT yang kondisinya masih memprihatinkan, Selasa (6/3).

 
Yawan Ati

Masalah rendahnya Sumber Daya Manusia yang dipekerjakan juga menyumbang lambanya proses pengerjaan pemasangan Listrik Desa.

Hingga triwulan pertama tahun 2018, program pemerintah Joko Widodo terkait Listrik Desa bagi skitar 2.500 desa se-Indonesia yang belum menikmati listrik dipastikan meleset. Program yang berjalan sejak 2017 lalu tersebut terkendala banyak faktor.

General Manager PT PLN Wilayah NTT, Christyono kepada VN, Selasa (6/3) mengatakan hingga kini proses penyambungan listrik bagi 1.200 desa di NTT yang belum berlistrik sejak kemerdekaan RI itu terus berjalan, namun ia tak menjamin akan rampung pada akhir 2018, karena kendala penyambungan di lapangan ia nilai berat walaupun saat ini ada 17 fendor (kontraktor) yang telah mengikat kontrak dengan pihaknya sebagai pihak ketiga yang bertugas mengerjakan proyek tersebut, namun medan setiap kabupaten se-NTT cukup berat sehingga proses pengerjaan berjalan lamban.

Selain itu masalah rendahnya Sumber Daya Manusia yang dipekerjakan juga menyumbang lambannya proses pengerjaan tersebut. Kendati demikian ia mengatakan pihaknya terus bekerja untuk memastikan semua desa berlistrik suatu saat nanti.

Hal yang sama diungkapkan Menteri BUMN Rini Soemarno. Menteri Rini mengatakan, kendala yang dihadapi pemerintah adalah masalah infrastruktur jalan yang tidak mendukung mengakibatkan proses pengerjaan memakan waktu lebih lama dan dana yang dikeluarkan lebih besar dari perencanaan awal.

Ia juga mengatakan bahwa penyambungan listrik bahkan bantuan pemasangan meteran gratis kepada masyarakat kurang mampu terus dilakukan pihaknya.

 

36 Meteran Gratis
PT PLN Wilayah NTT pada Selasa (6/3), juga memberikan bantuan penyambungan meteran gratis kepada 36 kepala keluarga di Desa Bipolo, Kabupaten Kupang dan melakukan penyambungan gratis kepada SMPN 5 Sulamu yang hingga kini gedungnya masih beratap lontar, berdinding bebak, dan berlantai tanah tersebut.

Proses penyambungan secara simbolis SMPN 5 Sulamu dilakukan langsung oleh Menteri BUMN Rini Soemarno.

Direktur Human Capital Managemen PLN, Muhamad Ali saat mendampingi Menteri BUMN mengungkapkan, PLN sebagai bagian dari BUMN akan turut serta aktif untuk membangun Bangsa salah satunya melalui peningkatan infrastruktur kelistrikan. Selain menggenjot program 35.000 MW, PLN juga tengah kebut membangun listrik desa. Tahun 2018 target desa terang di NTT ada penambahan hingga 568 desa baru berlistrik.

“Khusus untuk bantuan di Bipolo, Kabupaten Kupang bantuan awal yakni pemasangan gratis untuk 36 rumah warga senilai Rp 72 juta dan bantuan pendidikan senilai Rp 250 juta,” ungkap Ali.

Ali menambahkan, masih dalam rangkaian kunjungan kerja, pihaknya juga akan memberikan bantuan penyambungan listrik gratis untuk 305 KK di Kecamatan Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur dan 21 KK di Desa Waewuring, Pulau Adonara.

Kunjungan kerja ke NTT selama dua hari tersebut merupakan bentuk dukungan Kementerian BUMN terhadap perbaikan infrastruktur dasar seperti kelistrikan, sarana air bersih, dan perbaikan infrastruktur penndidikan bagi masyarakat NTT. (wan/E-1)