Polisi Bekuk Dua Pelaku Curas

berbagi di:
Terdakwa Edward Sailana diamankan pihak kepolisian usai pembacaan putusan, akibat aksi protes keluarga korban di ruang sidang Cakra, Pengadilan Negeri Kelas 1A Kupang, Selasa (4/12). Foto: Rafael L. Pura/VN

Terdakwa Edward Sailana diamankan pihak kepolisian usai pembacaan putusan, akibat aksi protes keluarga korban di ruang sidang Cakra, Pengadilan Negeri Kelas 1A Kupang, Selasa (4/12). Foto: Rafael L. Pura/VN

 
Kepolisian Sektor (Polsek) Kelapa lima membekuk dua pelaku pencurian dan kekerasan di belakang kampus STIM, tepatnya di kos-kosan Solavide, Jalan Suratim, RT 13, RW 05, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, NTT, Senin (3/11).

Pelaku berinisial JLB (22) dan MDW (21) itu masih berstatus mahasiswa semester III di salah satu perguruan tinggi di Kota Kupang.

Kejadian ini bermula saat korban Emanuel Tunleu melintas menggunakan sepeda motor di Jalan Alfa Omega belakang STIM. Tiba-tiba ia dihadang dua orang menggunakan parang dan meminta HP korban. Korban lalu melapor ke polisi setempat.

Kapolsek Kelapa Lima AKP Didit Kurnianto kepada wartawan, Senin (4/11) mengatakan, atas laporan itu Kapolsek Kelapa Lima kemudian membentuk tim.

Setelah dua hari, diketahui HP korban dengan nomor ponsel yang sama telah aktif dengan nomor lain. Buser Polsek Kelapa Lima yang dipimpin Panit I Reskrim Stef Siga bergerak malakukan pelacakan terhadap nomor HP pada HP milik korban yang tersebut.

“Setelah melakukan cek pos maka diketahui lokasi Handphone tersebut berada di seputaran Jati Rosa,” ujarnya.

Setelah mengetahui posisi HP, kata dia, tim buser Polsek Kelapa Lima langsung melakukan pengembangan di seputaran jalan Jati Rosa. Salah seorang mengenal dan mengetahui keberadaan pelaku dan tim langsung menuju ke kos-kosan pelaku.

“Sesampainya di kos-kosan Solavide Tim Buser langsung mengamankan kedua pelaku tersebut di dalam kamar kos-nya,” ujarnya.

Kedua pelaku kemudian dibawa oleh tim Buser Polsek Kelapa Lima di Subsektor Oesapa untuk dilakukan interogasi dan didapat barang bukti HP dan parang.

“Selanjutnya pelaku dibawa ke polsek untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” sebutnya.

Berdasarkan keterangan kedua pelaku, bahwa saat itu, mereka berdua berdiri di pinggir jalan dalam keadaan mabuk pengaruh alkohol di TKP, belakang kampus STIM

Kemudian pada saat korban melintas dengan menggunakan sepeda motor kedua pelaku tersebut langsung menghadang korban dan menghentikan sepeda motor korban. Pelaku langsung menodongkan parang ke arah korban dan langsung merampas handphone milik korban.

Setelah berhasil merampas handphone korban, kedua pelaku langsung kabur meninggalkan korban dengan menggunakan sepeda motor milik salah seorang pelaku.

Dari hasil penangkapan tersebut diamankan beberapa barang bukti berupa , 1 buah handphone merek Xiomi Red Mi Note 4 warna hitam milik korban, dua buah handphone merk Asus warna hitam milik pelaku, dua bilah parang jenis parang.

“Untuk saat ini, kedua pelaku sudah diamankan dalam sel Polsek kelapa lima,” sebutnya. (mg-03/S-1)