Polsek Kuwus Musnahkan Ribuan Liter Miras

berbagi di:
img-20190211-wa0007

Kapolsek Kuwus didampingi Camat
Camat Kuwus Fransiskus Male, Camat Ndoso Fransiskus Tote, Camat Kuwus Barat Vitus Suparji serta tokoh nasyarakat Kuwus sedang musnahkan ribuan liter miras. Foto. Gerasimos Satria/VN

 

 

 

Gerasimos Satria

Kepolisian Sektor (Polsek) Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur memusnahkan ribuan liter minuman keras (miras) tradisional manggarai jenis sopi, Senin (11/2) di halaman Polsek Kuwus.

Hadir dalam pemusnahan miras, Camat Kuwus Fransiskus Male, Camat Ndoso  Fransiskus Tote, Camat Kuwus Barat Vitus Suparji serta tokoh masyarakat Kuwus.

Ribuan liter miras sopi ilegal itu disita dari tangan pengepul dalam Operasi Cipta Kondisi menjelang Pemilu Tahun 2019 yang berlangsung sejak bulan Januari hingga pertenganan Februari 2019.

Polisi mengamankan miras dari warga setempat, Konstantinus Andu asal Desa Pangga sebanyak 245 liter, Rafli dari Desa Pangga sebanyak 245 liter, Bonifasius Jeranu asal Kampung Hawe Desa Wajur sebanyak 525 liter dan Yohanes Abun warga asal Kampung Hawe Desa Wajur sebanyak 455 liter. Miras tanpa pemilik sebanyak 315 liter.

Kapolsek Kuwus, IPDA Alvian Hidayat mengatakan pihaknya melakukan razia untuk menciptakan Pemilu 2019 yang aman dan damai di Kabupaten Manggarai Barat. Razia yang rutin dilakukan, minimal bisa mengurangi peredaran miras di wilayah hukum Polsek Kuwus.

“Miras yang akan kami musnahkan ini sebanyak 51 Jerigen per jerigen 35 liter. Sehingga jumlah total Miras Sopi itu berjumlah 1.700 liter lebih. Pengepul memperoleh sopi dengan cara berjalan mengelilingi desa untuk membeli sopi. Sopi dikumpulkan kemudian diedarkan di luar wilayah Manggarai Barat,” jelas Alvian.

Alvian mengatakan, Operasi Cipta Kondisi tahun 2019 dilakukan dalam rangka antisipasi gangguan keamanan ketertiban di lingkungan masyarakat dan kejahatan lain yang meresahkan masyarakat menjelang Pemilu yang dilaksanakan April 2019 mendatang.

Menurut rencana pengepul, sopi yang disita akan diedarkan ke luar Kecamatan Kuwus seperti wilayah Ruteng, Kabupaten Manggarai dan Borong, Kabupaten Manggarai Timur.

Ia meminta masyarakat Kuwus, Kuwus Barat dan Kecamatan Ndoso untuk berperan aktif mencegah peredaran minuman keras seperti sopi karena mengkonsumsi miras dapat memicu kejahatan.

“Kami minta warga melapor jika ditemukan minuman keras dalam jumlah besar karena bisa mengundang kriminalitas di masyarakat,” kata Alvian. (bev/ol)