Potensi Puting Beliung Hingga April

berbagi di:
Salah satu atap ruangan di RS Bhayangkara Titus Uly yang runtuh akibat angin kencang, Minggu (10/3)

Salah satu atap ruangan di RS Bhayangkara Titus Uly yang runtuh akibat angin kencang, Minggu (10/3).

 

 

Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Bambang Setiadji mengatakan, berdasarkan analisis BMKG, potensi angin kencang dan puting beliung di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur masih ada hingga minggu pertama April 2019.

Data BMKG, angin kencang yang melanda Kota Kupang pada Minggu kemarin kecepatannya 81 km/jam atau setara dengan 45 knot. Secara meterologis, Kota Kupang masih berpotensi terjadi angin puting beliung dan angin kencang.

Atap rumah yang terlepas utuh akibat hujan dan angin kencang di Kelurahan Naimata Minggu (10/3).
Atap rumah yang terlepas utuh akibat hujan dan angin kencang di Kelurahan Naimata Minggu (10/3).

“Bencana itu sering terjadi pada hari libur. Saya meminta Pemerintah Kota Kupang untuk membuat sebuah perda pemangkasan pohon secara berkala. Semisalnya saat musim hujan langsung dipangkas sehingga dengan adanya perda itu maka saat angin kencang tidak banyak terjadi kerusakan atau menimbulkan pohon tumbang. Secara metereologis Kota Kupang masih berpotensi terjadi angin kencang maupun puting beliung,” tegasnya menjawab VN, Selasa (12/3) kemarin.

Ia meminta masyarakat untuk selalu waspada hingga awal April. Pihaknya akan terus memberikan peringatan dini kepada masyarakat mengenai potensi terjadi angin kencang dan puting beliung.