Presiden Heran Usulan Plt Gubernur dari Polri Diributkan

berbagi di:
tak-mudik-presiden-jokowi-lebaran-di-jakarta_m_140106

 

 

Presiden Joko Widodo heran karena usulan pelaksana tugas (Plt) gubernur Jawa Barat (Jabar) dan Sumatera Utara (Sumut) dari pejabat Polri diributkan. Padahal, usulan itu hingga kini belum sampai ke mejanya.

“Belum masuk kok, jangan-jangan enggak masuk ke meja saya, sudah ribut saja,” kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 31 Januari 2018.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menunjuk Asisten Operasi (Asops) Kapolri Irjen Mochamad Iriawan menjadi plt gubernur Jabar. Sedangkan Kepala Divisi Propam Polri Irjen Martuani Sormin diusulkan menjadi plt gubernur Sumut.

Alasan penunjukkan ini untuk menjaga keamanan dan tudingan keberpihakan. Pasalnya, jika penjabat berasal dari sekretaris daerah (sekda) provinsi akan diindikasikan berpihak kepada pasangan calon tertentu.

Namun, rencana itu menimbulkan polemik. Beberapa pihak menilai penunjukan polisi sebagai plt gubernur dianggap tidak tepat. Bisa melahirkan kegaduhan.

Jokowi mengatakan kegaduhan muncul lantaran banyak yang mengedepankan prasangka buruk. Padahal, kata dia, belum tentu usulan itu benar-benar terealisasi.

Ia juga tak habis pikir dengan kegaduhan ini. Sebab, kata dia, dahulu juga ada plt gubernur dari kalangan TNI dan Polri. Tapi, hal itu tak pernah diributkan.

“Yang dulu-dulu enggak ada masalah, dulu banyak loh, yang dari TNI ada, Polri ada, biasa saja. Kenapa sekarang ramai? itu saja pertanyaan saya,” ujar dia.

Ia pun tak mau banyak komentar mengenai usulan ini. Sebab, ia menekankan kembali dirinyaa hingga kini belum menerima usulan itu. “Sekali lagi itu belum masuk meja saya, jadi saya enggak mau komentar dulu,” pungkas dia. (Medcom.id)