PSK Karang Dempel Belum Dipulangkan, Ini Alasannya

berbagi di:
karang-dempel-3

 

 

Pekerja Seks Komersial (PSK) Karang Dempel Kelurahan Alak, Kota Kupang belum juga dipulangkan.

Pemkot Kupang beralasan, masih menunggu pencairan dana dari Kementerian Sosial untuk menanggung biaya modal usaha bagi para PSK KD yang akan dipulangkan ke daerah asalnya.

Kepala Dinas Sosial Kota Kupang Retnowati, Senin (11/2), mengatakan pihaknya sedang membentuk Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) yang akan menangani langsung pencairan anggaran tersebut.

Menurutnya, Dinsos Kota Kupang telah berkoordinasi dengan Dinsos provinsi asal para PSK KD untuk menerima proses pemulangan para PSK itu. Bagi PSK yang tidak mau pulang ke daerah asal, Dinsos Kota Kupang akan melakukan pemberdayaan lewat pelatihan menjahit, jual kue dan usaha-usaha mikro lain.

Ia juga belum bisa memastikan jadwal kepulangan para PSK.

“LKS yang menangani itu harus atas persetujuan dari Kemensos RI juga, mereka harus survei dulu. Nanti kalau sudah dipastikan bahwa LKS itu mampu, maka pencairan anggarannya akan dilakukan yang diikuti dengan pemulangan PSK.
Kami belum bisa pastikan pemulangan pada Febuari ini,” kata Retnowati.

Terpisah, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man membenarkan alasan tersebut.

Ia menambahkan anggaran transportasi dari APBD Pemkot sudah siap, namun masih menunggu anggaran modal usaha dari Kememsos RI yang harus dicairkan LSM LKS.

“Kami belum bisa pastikan pemulangan akan dilaksanakan bulan Febuari ini, tetapi yang pasti mereka akan pulang setelah anggaran modal usaha dari Kemensos dan anggaran transportasi dari Pemkot sudah cair,” kata Wawali Hermanus Man. (mg-10/R-2)