PT MOI hanya Beli Kelor SLO Jerman

berbagi di:
Dudi saat mengunjungi salah satu lahan penanaman kelor di Pulau Semau beberapa waktu lalu.

Dudi saat mengunjungi salah satu lahan penanaman kelor di Pulau Semau beberapa waktu lalu.

 

Polce Siga

PT. Moringa Indonesia (MOI) hanya membeli kelor yang sudah mempunyai sertifikasi lahan organik (SLO) dari Ceres, Jerman. Perusahan asal Blora, Jawa Tengah itu sama sekali tidak akan membeli bubuk kelor di luar standar operasional prosedur (SOP) pengolahan yang sudah berlaku selama ini.

Owner (pemilik) PT MOI, A Dudi Krisnadi menyampaikan hal ini saat dihubungi VN melalui saluran telepon, Sabtu (9/2).

Menurut Dudi, perusahaannya hanya membeli produk kelor dari petani yang sudah bekerja sama dengan perusahaannya.

“Jadi, hanya yang sudah kontrak dengan saya saja yang akan saya beli. Untuk dapat kontrak pembelian itu ada tahapannya. Terutama sertifikasi lahan organik dari Ceres, Jerman dan SOP pengolahan. Mohon dipahami karena produk MOI itu ‘quality base product’ dan bukan ‘quantity base product’. Teman-teman lain nggak bisa jual ke saya, bisa jual ke pasar nonorganik atau buyer quantity base product alias curah,” ungkap Dudi.