Ratusan Atlet Inkai Belu Naik Sabuk

berbagi di:

 

 

Berchmans Nahak

Sebanyak 147 atlet Institut Karate-Do Indonesia (Inkai) Cabang Belu, Nusa Tenggara Timur mengikuti kegiatan ujian naik sabuk dan penurunan Kyu.

Kegiatan yang diselenggarakan di Gor LA Bone Tulamalae Atambua, Minggu (1/10) merupakan kesempatan mempersiapkan atlet berprestasi menghadapi event kejuaraan yakni Pekan Olahraga Daerah Provinsi NTT yang berlangsung tahun depan.

Ketua Majelis Sabuk Hitam Inkai Cabang Belu, Petrus Bere di sela-sela kegiatan tersebut mengatakan para atlet yang berprestasi akan mendapat kenaikan sabuk sementara yang tidak harus menerima penurunan kyu.

Ia juga memacu para pelatih untuk kompak dalam melatih dan membimbing para atlet agar terus berprestasi.

“Itu hal positif. Karate bukan hanya latih fisik, tapi juga latih sikap,” kata George.

Salah satu orang tua karateka, Vinsen Moruk mengatakan latihan karate merupakan kegiatan mengisi waktu senggang untuk menjaga kesehatan dan stamina.

Sebagai orangtua ia mengaku sangat mendukung anaknya untuk mengikuti latihan karate sehingga bisa bertumbuh menjadi generasi yang sehat dan cerdas.

“Kalau tidak, anak-anak sekarang sukanya bermain dan terjerumus dengan hal-hal negatif yang merusak kepribadian. Dikatakan, generasi sekarang dihadapkan pada masalah sosial seperti narkoba, minuman keras dan pergaulan bebas. Kalau anak-anak tidak dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan positif, maka bisa terjerumus ke dalam masalah-masalah tersebut,” ujarnya.