RS Boromeus Hanya Bakar 130 kg Sampah Medis Per Hari

berbagi di:
Direktur RS St Carolus Boromeus Belo, Kupang dr Herly Soedarmadji

Direktur RS St Carolus Boromeus Belo, Kupang dr Herly Soedarmadji

 
Direktur RS St Carolus Boromeus Belo, Kupang dr Herly Soedarmadji yang ditemui VN di rumah sakit tersebut, kemarin, menjelaskan semua rumah sakit yang ada di Kota Kupang telah melakukan kerja sama dengan RS Boromeus untuk memusnahkan sampah medis. Kerja sama itu baru dilakukan pada 2018.

Ia membenarkan pihaknya memiliki insinerator yang berizin dengan kemampuan memusnahkan sampah medis sebanyak 150 kg hingga 200 kg per hari. Namun, karena sampah medis terus meningkat maka pihaknya mengurangi volume pembakaran sampah medis dari 200 kg menjadi 130 kg/hari.

PETUGAS RS. ST. CAROLUS BORROMEUS SEDANG MEMUSNAHKAN SAMPAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (B3) DI RUMAH SAKIT TERSEBUT, SELASA(12-2) NAHOR FATBANU (1).JPG
Petugas RS. St. Carolus Boromeus sedang memusnahkan sampah medis di RS tersebut Selsa (12/2). Foto: Nahor Fatbanu/VN

“Karena beban dan sampah medis dari berbagai rumah sakit itu terlalu banyak sehingga butuh insinerator yang lebih besar. Selain itu, kami juga telah mengatur jadwal bagi setiap rumah sakit untuk mengantar sampah medisnya ke sini untuk dibakar sehingga tidak bertabrakan dan menumpuk. Sampah medis yang paling banyak itu dari RSUD WZ Johannes Kupang,” pungkasnya. (mg-01/R-2)