Sanksi Menanti Pedagang yang tak Mau Jual Beras Bulog

berbagi di:
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)

 

 

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita bersama Satgas Pangan siap menindak pedagang pasar yang tidak mau menjual beras Bulog kualitas medium yang didistribusikan saat operasi pasar.

Jika ada pedagang yang tidak mau menjual beras yang digelontorkan pemerintah melalui Perum Bulog, pedagang tersebut disinyalir akan melakukan spekulasi yang justru merugikan rakyat.

“Tangkap (pedagang). Ada satgas karenanya kita keras. Karena itu adalah upaya spekulasi yang merugikan rakyat. Kita tidak akan menolerir itu,” tegas Enggartiasto, di Gudang Perum Bulog Divre DKI Jakarta dan Banten, Jakarta Utara, Selasa, 9 Januari 2018.

Seperti diketahui, berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan, harga beras kualitas medium dalam dua hari terakhir tercatat mengalami kenaikan.

Pada Minggu, 7 Januari 2018, harga rata-rata nasional beras kualitas medium sebesar Rp11.041 per kg, sementara pada Senin, 8 Januari 2018 mengalami kenaikan menjadi Rp11.131 per Kg.

Sementara berdasar data dari Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), dalam satu pekan terakhir harga beras jenis IR-64 II berkisar dari Rp11.100 sampai Rp11.675 per kg. Sedangkan untuk jenis IR-64 III berkisar dari Rp7.800 sampai Rp8.800 per kilogram. (medcom.id)