Satlantas Polres Mabar Tambal Jalan Berlubang

berbagi di:
Sat Lantas Polres Mabar sedang memperbaiki jalan berlubang di jalur Patung Caci menuju Pasar Wae Kesambi. Foto: Gerasimos Satria/VN

Sat Lantas Polres Mabar sedang memperbaiki jalan berlubang di jalur Patung Caci menuju Pasar Wae Kesambi. Foto: Gerasimos Satria/VN

 

Gerasimos Satria

Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur menambal belasan jalan berlubang di Kota Labuan Bajo, Rabu (31/1). Aksi itu dipimpin langsung oleh Kepala satuan (Kasat) Lantas Polres Mabar,Iptu Firamuddin.

Belasan personel Satlantas mulai menambal jalan dari Patung Caci hingga Pasar Wae Kesambi, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo. Aksi tambal jalan berlubang itu mendapat perhatian dari masyarakat sekitar dan para penguna jalan.

Jalan berlubang tersebut tak pernah mendapat perhatian instansi teknis terkait.

Kasat Lantas Polres Mabar, Iptu Firamuddin kepada VN mengatakan perbaikan sejumlah jalan berlubang di Kota Labuan Bajo merupakan tindaklanjut sering terjadinya kecelakaan akibat jalanan berlubang. Selain itu tambal jalan dilakukan agar jalan tidak macet, apalagi jalur Patung Caci menuju Pasar Wae Kesambi adalah jalur utama yang sering dilewati angkutan umum dari perdesaan.

Dia mengatakan jalan berlubang di Labuan Bajo sangat rawan dan potensial menyebabkan terjadi kecelakaan. Jalur menuju Pasar Wae Kesambi terdapat banyak jalan yang berlubang yang sangat menganggu penguna jalan. Di saat musim hujan seperti saat ini, jalan lubang digenangi air yang menyebabkan ruas jalan lain akan rusak.

Menurut Firamuddin, perbaikan jalan berlubang juga dilakukan sebagai langkah antisipasi dan inisiatif dari Sat Lantas Polres Mabar untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang setiap saat terjadi di Mabar. Penambalan jalan lubang menggunakan pasir dan batu itu merupakan bagian dari upaya menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas karena rawan kecelakaan.

“Penambalan lubang yang menganga di tengah jalan tersebut merupakan bagian dari upaya menghindari terjadinya kecelakaan lalulintas, yang mana banyak keluhan dari warga masarakat bahwa selama ini sering terjadi kecelakaan yang disebabkan jalan rusak tersebut belum lagi pada saat musim penghujan otomatis tergenang oleh air”, ujar Firamuddin.

Dia berharap perbaikan jalan berlubang itu dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas serta dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya pengguna jalan. Selain itu diharapkan mampu mengurangi kecelakaan pada jalur itu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mabar, Oktavianus Bonaventura Adu mengatakan jalan berlubang pada jalur Patung Caci menuju Batu Cermin sebagian sudah diperbaiki pada tahun 2017 karena memiliki anggaran yang cukup saat itu. Sedangkan sisa jalan berlubang pada jalur itu tidak diperbaiki karena tidak memiliki anggaran yang cukup.

Dia mengatakan jalan berlubang di Kota Labuan Bajo sudah hampir 80 persen sudah diperbaiki. Sisanya akan diperbaik pada tahun 2018. Dia meminta maaf kepada penguna jalan karena keterlambatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mabar merespon perbaikan jalan berlubang tersebut.

Warga Labuan Bajo, Yakobus Hadir mengatakan jalan berlubang yang rawan terjadinya kecelakaan di Labuan Bajo tidak hanya ada jalur Patung Caci menuju Batu Cermin. Jalur Langkakabe menuju Lancang, Kelurahan Wae Kelambu juga terdapat banyak jalan berlubang.

Dia berharap Pemkab Mabar bisa segera memperbaiki jalur tersbeut untuk mengurangi resiko kecelakaan lalu lintas terutama saat musim hujan. (bev/ol)