Sejarah Baru, Raih 90 Medali di ASEAN Games

berbagi di:
Pebulu tangkis Indonesia Jonathan Christie saat lolos final dan akhirnya mempersembahkan emas untuk Indonesia. Foto; Brilio

Pebulu tangkis Indonesia Jonathan Christie saat lolos final dan akhirnya mempersembahkan emas untuk Indonesia. Foto; Brilio

 
Indonesia mengukir sejarah baru di Asian Games. Tinggal dua hari lagi event digelar, kontingen Merah Putih telah mengoleksi total 90 medali. Sampai Jumat (31/8) siang WIB, Indonesia kokoh di posisi ke empat klasemen perolehan medali dengan 30 emas, 23 perak, dan 37 perunggu.

Sepanjang keikutsertaan di Asian Games tak pernah Indonesia meraih sukses sebesar ini. Bahkan saat jadi tuan rumah di tahun 1962 Indonesa ‘hanya’ meraih 11 emas, 12 perak, dan 28 perunggu.

Chef de Mission Kontingen Indonesia, Komjen Syafruddin, mengatakan pencapaian ini adalah sejarah bagi Indonesia. Juga termasuk pencapaian medali terbanyak yang belum pernah dicapai. “Ini sejarah. Ini terbanyak dalam semua perhelatan olah raga yang diikuti oleh Indonesia,” kata Syafruddin kepada wartawan, Jakarta.

Paling tidak, kata Syafruddin ada dua resep yang selalu ia sampaikan kepada atlet dan pelatih Indonesia. Pertama adalah soliditas antar pelatih dan atlet agar tidak ada jarak sedikitpun. Mereka ia minta untuk menyatu dalam setiap hal setiap latihan. “Semili pun tidak boleh ada jarak antara pelatih dan atlet. Pelatih menerima atlet, atlet menerimna pelatihnya. Itu kemenangan 75% bisa ada di tangan,” ujarnya.

Kedua, Syafrudin menegaskan perhatian semua pihak sampai pemerintah kepada para atlet mendorong mereka termotivasi meraih medali. Juga keterlibatan TNI dan Polri dalam mengirimkan dokter dan psikiaternya sebagai kontingen memberikan pengaruh berarti bagi atlet.

Sebagai pimpinan kontingen, Syafruddin berjanji akan menyumbangkan sebagian dari gaji miliknya untuk para atlet. Mesti tidak banyak, ia berharap itu bisa membantu para atlet dan pelatih.

“Paling tidak gaji saya sebagai menteri akan saya sumbangkan, walaupun sedikit, bisa beli kerupuk,” ujarnya sambil bergurau.