Semen Langka di Sikka

berbagi di:
semen

 
Yunus Atabara

Semen di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur langka dalam satu minggu terakhir. Kelangkaan tersebut berpengaruh pada pembangunan proyek fisik seperti pembangunan gedung, pembangunan jalan dengan konstruksi rabat serta dan beberapa titik jembatan di jalan negara Maumere-Waerunu.

Demikian dikeluhkan beberapa kontraktor yang mengaku kesulitan mendapatkan semen di Kabupaten Sikka kepada VN Jumat (19/10) siang untuk melanjutkan pekerjaan fisik jelang akhir tahun anggaran 2018.

Moses Nong (40) tukang yang mengerjakan pembangunan gudang arsip Kantor DPPKAD Kabupaten Sikka kepada VN mengaku rekanan pemenang tender pembangunan gedung tersebut kesulitan mendapatkan semen. Beberapa toko semen yang ada di Maumere lanjut Moses tidak memperkenankan membeli semen hingga lima sak.

“Kita mau beli lima sak saja toko tidak layani. Kita hanya bisa satu atau dua sak saja dalam sehari,” kata Moses.

Informasi yang berhasil dihimpun VN dari beberapa karyawan toko semen menyebutkan kelangkaan terjadi karena kapal pengangkut semen dari Makasar sudah dua minggu belum berlabuh karena ombak besar.

“Di gudang memang masih ada stok semen tetapi itu orang sudah DO semua. Kita mau jual lagi nanti kita disalahkan. Kita berharap satu dua hari kedepan kapal bisa masuk,” kata salah seorang karyawan toko semen di Jalan Don Thomas Maumere.

Jenis semen yang langka di pasaran diantaranya semen Gresik, Tiga Roda, Tonasa, Holkzim dan Bosowa. (bev/ol)