Stok BBM di Labuan Bajo Kosong

berbagi di:
20190311_102019-1
 SPBU Perundi Labuan Bajo. Foto: Gerasimos Satria/VN

Gerasimos Satria
Stok semua jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) di Dua Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT pada Senin (11/3) pagi kosong.

Di SPBU Perundi Sernaru Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo  SPBU Wardun Pasar Baru Labuan Bajo misalnya, tak ada satupun kendaraan yang mengisi BBM.

Pengawas SPBU Perundi Labuan Bajo, Imosensius Bandarmas mengatakan pihaknya mengalami kendala pasokan BBM dari depot pertamina Reo, Kabupaten Manggarai pasca bencana longsor yang terjadi di Kampung Culu, Desa Tondong Belang sejak Kamis, 7 Maret 2019 lalu. SPBU Perundi mendapat pasokan BBM dari depot Pertamina Bima,Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

BBM kosong karena kapal ferry pengangkut BBM dari Bima, NTB tidak berlayar karena kondisi gelombang yang tinggi. Seharusnya kapal ferry masuk di Labuan Bajo pada Minggu sore,10 Maret 2019.

“Kendaraan pengangkut BBM sudah ada di dalam kapal ferry. Info dari ASDP Labuan Bajo, kapal tidak berlayar karena cuaca buruk,” tutur Imosensius.

Ia mengaku pihaknya mendapatkan pasokan BBM terakhir dari Depot Pertamina Bima pada Sabtu,9 Maret 2019 dengan rincian solar sebanyak 8.000 liter dan premium 16.000 liter. Pihaknya membutuhkan pertalite 16.000 liter, solar 15.000 liter dan  premium 8.000 liter.

Dia mengatakan depot Pertamina Bima, NTB hanya melayani pengiriman BBM subsidi, sedangkan untuk Bahan Bakar Khusus (BBK) model pertalite dan solar subsidi belum dilayani depot pertamina Bima. Padahal permintaan BBK pertalite dan solar industri sangat tinggi di Labuan Bajo.

“Mudah-mudahan akses jalan Trans Flores cepat diperbaiki dengan harapan SPBU tidak mengalami masalah kekurangan stok BBM,” harap Imosensius.

Warga Labuan Bajo, Rikardus  Jenaru yang ditemui VN di SPBU Wardun Labuan Bajo menuturkan dirinya kesulitan mendapatkan BBM enceran yang biasa dijual di pinggir jalan. BBM di Labuan Bajo mengalami kekosongan di sejumlah titik. Begitu juga BBM di sejumlah pertamini di Labuan Bajo mengalami kekosongan BBM.

Terpisah, Supervisi ASDP Labuan Bajo Fredrik Djoenina mengaku pelayaran dari Pelabuhan Sape menuju Labuan Bajo akan dibuka pada pukul 17.00 Wita. Kapal Ferry akan berangkat dari Pelabuhan Sape menuju Dermaga ASDP Labuan Bajo sekitar Pukul 17.00 WITA. (bev/ol)