Syukuran Pamit Lebu Raya di GOR Oepoi

berbagi di:
Gubernur Nusa Tenggara Timur, Frans Lebu Raya.

 

Gubernur NTT dua periode, Frans Lebu Raya hari ini, Jumat (13/7) secara resmi pamit kepada seluruh jajaran birokrasi Pemprov dan masyarakat NTT dalam acara syukuran akhir masa jabatan di GOR Oepoi Kupang, pagi ini.

Ribuan undangan sudah disebar ke sejumlah pihak termasuk para Bupati, anggota Forkopimda Provinsi, dan berbagai pihak lain.

Sekretaris Daerah (Sekda) NTT, Ben Polo Maing kepada wartawan, Kamis (12/7) menjelaskan bahwa pihaknya telah menyebarkan surat undangan kepada pihak-pihak terkait untuk menghadiri acara dimaksud.

Pada acara pamitan tersebut, kata dia, Gubernur Lebu Raya akan memberikan sejumlah penghargaan atau apresiasi kepada pihak-pihak yang telah mendukungnya selama menjabat sebagai Gubernur NTT.

“Rencana juga Pak Gubernur memberikan apresiasi juga kepada beberapa pihak yang telah berperan dalam mendukung pembangunan NTT. Apresiasi dalam bentuk penghargaan berupa piagam itu formalnya, tapi isinya memberi apresiasi,” jelas Polo Maing.

Ia mengatakan, gubernur tentu memberikan apresiasi kepada semua pihak terutama yang berkaitan dengan investasi di NTT. “Kalau kita bicara NTT ini kita bicara investasi masuk yang tentunya membuka lapangan kerja sehingga menyerap tenaga kerja,” katanya.

Informasi yang dihimpun VN menyebutkan bahwa Pemprov telah menyiapkan acara tersebut sejak pekan lalu. Dan segala sesuatu yang berkaitan acara syukuran, sudah dimatangkan.

Acara diawali dengan doa syukuran, kemudian sekapur sirih oleh Sekda NTT Ben Polo Maing, sambutan dari Ketua DPRD NTT Anwar Pua Geno dan terakhir dari Lebu Raya.

Disaksikan VN, tenda-tenda ukuran besar sudah terpasang di areal GOR Oepoi yang akan digunakan untuk menampung ribuan tamu undangan. Meja-meja diletakkan di salah satu tenda yang kemungkinan akan digunakan untuk menampung makanan.
Undang Bupati
Kepala Biro (Karo) Umum Setda NTT, Zakarias Moruk mengatakan, Pemprov NTT mengundang semua bupati/wali kota, pimpinan dan anggota DPRD NTT dan semua aparatur sipil negara (ASN), dan tokoh masyarakat NTT.

Selain itu, mengundang juga para pelaku usaha yang telah mendukung penuh perjalanan pembangunan dan pemerintahan selama 10 tahun.

“Acara dimulai pukul 09.00 Wita besok (hari ini). Undang semua bupati, tokoh masyarakat dan tokoh agama serta semua ASN, pelaku usaha yang selama ini telah memberikan dukungan penuh kepada pemerintah provinsi dalam pembangunan di NTT. Nanti acara sekapur sirih dari Pak Sekda mewakili ASN dan Pak Ketua DPRD NTT mewakili rakyat NTT,” ujar Zakarias.

Untuk diingat, Gubernur NTT dan Wakil Gubernur NTT periode 2013-2018, Frans Lebu Raya-Benny Litelnoni, dilantik Selasa, 16 Juli 2013. Pasangan ini dilantik oleh Menteri Dalam Negeri (saat itu) Gamawan Fauzi. Tempat pelantikan di gedung DPRD NTT.

Ketua Panitia Acara Pelantikan, Filemon da Lopez (almarhum), Senin, 15 Juli 2013, mengatakan, Pemprov mengalokasikan dana sebesar Rp 178 juta untuk acara pelantikan tersebut.

Ia menjelaskan dana tersebut digunakan untuk mengundang sekitar 1.200 undangan dari seluruh Indonesia, termasuk para gubernur se-Indonesia.

“Yang sudah pasti hadir pada acara pelantikan yakni Gubernur Maluku Utara dan Pangdam IX Udayana,” katanya.

Pilgub NTT saat itu dilangsungkan dalam dua putaran yakni pada 18 Maret 2013 dan 23 Mei 2013. Pada 1 Juni 2013, KPU NTT dalam rapat pleno menetapkan Frans Lebu Raya-Beni Litelnony sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih. (pol/C-1)