Tamnos Gelap, Pengunjung Mengeluh

berbagi di:
foto-hal-06-metro-tamnos-030119

 

 

Pengunjung Taman Nostalgia (Tamnos) Kupang minta Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang untuk menambah lampu penerang umum di taman yang ramai dikunjungi kawula muda tersebut. Karena suasana dan situasi yang gelap dapat mengakibatkan terjadinya tindakan-tindakan yang tidak diinginkan.

Gwend Kay, salah satu pengunjung yang di temui VN, Rabu (2/1) petang, mengatakan bahwa banyak lampu taman yang tidak menyala akibat putus, sehingga di saat malam hari hanya beberapa lampu yang menyala dan masih tampak gelap di sudut-sudut taman.

“Lampu di sini sebagian besar sudah putus, sehingga perlu penambahan lampu supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Gwend.

Menurut Gwend, dalam kondisi yang gelap, bisa saja terjadi tindak pidana perampokan maupun membuka peluang untuk terjadinya perbuatan tidak senonoh. Karena itu, solusinya lampu penerangan umum harus diperhatikan, sehingga terang benderang di wilayah tersebut.

“Kita tahu kalau gelap itu kemungkinan besar bisa dimanfaatkan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan kekerasan maupun mesum untuk itu perlu adanya penambahan lampu,” kata Gwend.

Hal yang sama disampaikan, Esthe Funan, pengunjung asal kelurahan Oesapa. Menurut Esthe, Pemkot Kupang melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait khususnya Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Kupang perlu juga memangkas rumput serta pohon yang rimbun.

“Ini sudah masuk musim hujan jadi supaya aman, rumput dan pohon yang rimbun perlu dipangkas, sehingga tidak ada peluang bagi pihak-pihak yang mau memanfaatkan rimbunan untuk merancang kejahatan,” kata Esthe.

Pantauan wartawan, sekitar pukul 20.00 Wita, ada beberapa pasangan muda-muda yang bercengkrama di taman tersebut. Ada yang memilih di tempat yang terang, tapi ada juga yang berada di tempat remang-remang. Selain itu, tampak juga aktivitas para pedagang kaki lima yang berjualan di tempat tersebut. Walau demikian, beberapa sudut taman tampak gelap karena tidak ada lampu penerang.

“Memang belum ada kejadian tapi lebih baik mencegah daripada nanti setelah kejadian baru mata tabuka. Kalau gelap-gelap peluang buat orang lakukan perampasan maupun penjambretan dan pemalakan,” kata Osias, salah satu juru parkir. (mg-10/R-2)