Tim Green and Clean SMKN 1 Kupang Bersihkan Sampah di Jalan Adisucipto

berbagi di:
44777341_10210706188885578_5110035574907994112_n

Para guru dan siswa SMKN 1 Kupang memungut sampah di pinggir jalan menuju Bandar Udara El Tari Kupang, (27/10) lalu.

 

Aksi pembersihan atau pilih sampah ini merupakan tindak lanjut dari gagasan Sahabat Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat yang berasal dari Swiss Mr Richard Orthman saat berkunjung ke SMKN 1 Kupang pada (25/10) lalu. Saat itu, pihak SMKN 1 Kupang yang membangun kerja sama dengan sahabat gubernur NTT berkomitmen untuk membersihkan sampah-sampah di Kota Kupang.

Alfred Otu

Tim Grean and Clean SMKN 1 Kupang mengadakan aksi pilih sampah dari Bundaran Jalan Adisucipto tepatnya di depan Yayasan Sanlima hingga di depan Bandar Udara El Tari Kupang, Sabtu (27/10). Aksi pembersihan sampah tersebut dihadiri sekitar 150-an siswa/i SMKN 1 Kupang, Pimpinan dan staf Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Kupang, dan aktivis PIAR NTT.

Aksi pembersihan sampah ini merupakan tindak lanjut dari gagasan Sahabat Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat yang berasal dari Swiss Mr Richard Orthman saat berkunjung ke SMKN 1 Kupang pada (25/10) lalu. Saat itu, pihak SMKN 1 Kupang yang membangun kerja sama dengan sahabat gubernur NTT berkomitmen untuk membersihkan sampah-sampah di Kota Kupang dan beberapa destinasi wisata di Kota Kupang guna mendukung program bersih dan program pariwisata dari Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat.

foto-hal-01-cover-281018-pungut-sampah

Kepala SMKN 1 Kupang Mathias M Beeh mengapresiasi program kerja Pemerintah Provinsi yang konsen pada bidang pariwisata sebagai leading sektor pembangunan. “Bicara pariwisata itu berbicara tentang lingkungan, lingkungan adalah cerminan keindahan pariwisata, oleh karena itu harus bersih,” tandasnya.

Aksi bersih sampah yang dilaksanakan menjadi wujud dari Sapta Pesona Indonesia yang di dalamnya menekankan tentang kebersihan. Hal ini telah diterapkan di SMKN 1 Kupang dengan membentuk Tim Grean and Clean menuju Go Green School atau Tim Hijau Sekolah yang dibentuk untuk membersihkan sekolah secara rutin tiap minggu.

43722590_10210706188405566_1152427007842189312_n

“Sebagai respons dan untuk mendukung NTT bersih, NTT sehat dan Sejahterah kami siap bekerja sama dan rutin melakukan aksi pilih sampah yang dimulai hari ini (kemarin-red) oleh perwakilan kelas sepuluh dan sebelas dan kegiatan ini akan dilanjutkan setiap minggu di tempat-tempat wisata maupun titik strategis lainnya,” jelasnya.

Sekretaris Kesiswaan SMKN 1 Kupang, Yakoba Salean mengatakan, aksi bersih sampah yang digalang menjadi salah satu bentuk tanggung jawab bersama para guru dan siswa SMKN 1 Kupang untuk berpartisipasi terhadap masalah lingkungan dan sampah.
Prihatin
Direktris PIAR NTT Sarah Leri Mboeik di sela-sela kegiatan pembersihan sampah tersebut mengaku prihatin karena banyak sampah dapur berserakan di pinggir jalan. Sehingga lingkungan tempat tinggal di NTT dan Kota Kupang kurang bersih atau kotor.

“Ini merupakan tanggung jawab kita bersama karena lingkungan adalah sahabat kita, jika sahabat kotor maka, kita enggan untuk dekat, oleh karena itu perlu menjaganya agar tetap bersih dan nyaman,” tegasnya. (mg-07/H-2)