Tingkat Partisipasi Pemilih Masih Rendah

berbagi di:
logistik pemilu

 

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Marianus Minggo mengatakan tingkat kesadaran partisipasi pemilih dalam pesta demokrasi masih tergolong rendah.

“Tingkat kesadaran partisipasi pemilih untuk gunakan hak pilih dalam pesta demokrasi masih tergolong rendah. Kami terus mendorong agar mampu sesuai harapan menuju pemilu yang berkualitas,” kata Marianus saat sosialisasi wujudkan Pemilu Berkualitas dan Berintegritas, Selasa, (4/12).

Berdasarkan data jumlah pemilih sementara Kota Kupang sebanyak 251.514 jiwa, terdiri dari laki-laki 124.018 orang dan perempuan, 127.496 orang. Namun tingkat partisipasi saat
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) lalu hanya mencapai 73 persen dari target nasional sebesar 78 persen.

“Saat pilkada lalu, tingkat partisipasi masih rendah hanya 73 persen dari 78 persen yang ditargetkan secara nasional,” tambah Marianus.

KPU berharap warga turut mengambil bagian dan berpartisipasi dalam mewujudkan pemilu yang berkualitas dan berintegritas dengan menggunkan hak pilih sebagai warga negara yang baik.

Asisten Bidang Pemerintahan Setda Kota Kupang Yos Rera Beka saat membuka Diskusi Politik bertajuk Pemilu yang Berkualitas dan Berintegritas yang digagas Kesbangpol berharap, para penyelenggara yang melaksanakan pesta rakyat dapat bekerja dengan baik dan menjunjung tinggi integritas diri sebagai penyelenggara. Jangan terpengaruh dengan keinginan-keinginan sesaat yang dapat mencederai pesta demokrasi tersebut.

Sebaliknya, partai politik dan masyarakat, jelas Wali Kota Kupang perlu berperan aktif dan tetap menjunjung tinggi semangat kebersamaan walau berbeda dari aspek pilihan politik. Karena saejatinya, pemilu hanya merupakan sarana untuk menghadirkan para penyelenggara negara dan pemerintahan yang dapat melayani masyarakat dengan baik.

“Kami berharap, masyarakat dalam menentukan pilihan politiknya dapat dilakukan dengan cerdas, sehingga bisa menghasilkan para penyelenggara negara dan pemerintahan yang berkualitas. Kualitas pemilu sangat bergantung kepada kualitas pemilih,” kata Wali Kota Jefri.

Plt Kepala Badan Kesbangpol Kota Kupang Nolce Nus Loa, mengatakan, pelaksanaan diskusi politik yang gencar dilakukan Kesbangpol Kota Kupang bertujuan untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat sebagai pemilih, sehingga dalam pelaksanaan pemilu serentak 2019 mendatang dapat dilaksanakan dengan damai dan aman. (mi/yes/S-1)