Trans Flores Kembali Normal

berbagi di:
foto-hal-01-jalan-di-mabar-kembali-normal

Salah Satu titik longsor di Kampung Melo, Desa Liang Ndara usai dibersihkan material longsor dan kini mulai dilalui kendaraan. Gambar diabadikan kemarin. Foto: Gerasimos Satria/VN

 

 

Gerasimos Satria

Akses jalan nasional Trans Flores jalur Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat menuju Ruteng, Kabupaten Manggarai yang putus akibat tertimbun tanah longsor, tepatnya di Desa Tondong Belang dan Desa Liang Ndara, Kecamatan Mbeliling, sudah normal kembali, Rabu (13/3) siang. Jalan sudah bisa dilintasi sepeda motor maupun mobil.

PPK Ruas Jalan Nasional Labuan Bajo-Ruteng, Yosua B Anarato mengatakan, jumlah longsor di jalan Trans Flores Labuan Bajo-Ruteng terjadi di 21 titik. Jalan sudah dibersihkan dari material longsoran.
Dia mengatakan dalam melakukan pembersihan material pihaknya mengunakan empat alat berat. Usai pembersihan material longsor, pihaknya kemudian menyiram jalan dengan air dari mobil tangki agar jalan tidak licin.

Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch Dula mengimbau para pengguna jalan Trans Flores agar untuk sementara jangan melewati jalur alternatif Terang-Golowelu lagi. Sebab, material longsor di Trans Flores sudah dibersihkan dan kendaraan sudah bisa lewat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Manggarai Barat, Oktavianus Andibona Adu mengatakan, meski material longsor telah dibersihkan, alat berat tetap disiagakan di sekitar lokasi longsor. Apalagi, di sejumlah titik longsor, jalan harus diperlebar lagi.

Untuk diketahui, jalan nasional Labuan Bajo-Ruteng lumpuh total sejak bencana longsor yang terjadi pada Kamis, 7 Maret lalu.